Pulang dari Bloomberg Forum, Jokowi: Kedaulatan Data Mutlak bagi Negara Berkembang

idxchannel.com
15 jam lalu
Cover Berita

Jokowi mengungkapkan bahwa pembahasan antara lain mengenai kedaulatan data dan kedaulatan Artificial Intelligence (AI).

Pulang dari Bloomberg Forum, Jokowi: Kedaulatan Data Mutlak bagi Negara Berkembang

IDXChannel - Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) berbagi cerita mengenai kehadirannya dalam acara Bloomberg New Economy Forum di India.

Jokowi mengungkapkan bahwa pembahasan antara lain mengenai kedaulatan data dan kedaulatan Artificial Intelligence (AI).

Baca Juga:
Bloomberg Temui Prabowo, Bahas Soal Potensi Kerja Sama dengan Danantara

"Hampir semua negara berbicara mengenai kedaulatan data dan kedaulatan AI," kata Jokowi saat dijumpai di kediamannya Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jumat (27/2/2026).

Jokowi menegaskan, kedaulatan data itu mutlak dan sangat perlu bagi semua negara, utamanya negara-negara berkembang. 

Baca Juga:
Prabowo Bertemu Micheal Bloomberg Selama Tiga Jam, Bahlil: Diskusi Investasi-Hilirisasi

Namun untuk kedaulatan AI, Jokowi menilai hal itu sebuah hal yang sangat sulit. Bahkan untuk negara besar, dirinya menilai juga akan sulit. Dengan demikian, Jokowi menyebut yang paling penting adalah kedaulatan data.

Kemudian untuk negara-negara berkembang perlu mempersiapkan infrastruktur digital. Baik itu satelit, data center, fiber optik, dan menara BTS. 

Baca Juga:
Beberkan Materi Pemeriksaan di KPK, Dito: Kunjungan Kerja ke Arab Saudi Dampingi Jokowi

"Semuanya akan memberikan dukungan kepada nanti kalau era AI akan terjadi. Jokowi memprediksi, 5-15 tahun ke depan akan terjadi revolusi besar AI," katanya. 

Baca Juga:
Soal Peluang Minta Keterangan Jokowi di Kasus Kuota Haji, Begini Respons Ketua KPK

Semua aktivitas manusia, kata Jokowi, tidak akan lepas dari AI. Sehingga semua negara harus mempersiapkan diri. Indonesia juga harus mempersiapkan, seperti infrastruktur digital, sumber daya manusia, dan regulasi. 

Semuanya harus betul-betul dipersiapkan mengingat nanti akan terjadi pergeseran. Dari dulu yang ekonomi normal masuk ke digital ekonomi dan kini masuk ke ekonomi AI.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kadin, INDEF, hingga Eks Dubes RI Bicara Dampak Kesepakatan Tarif Trump | BOLA LIAR
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Ramadan dan Lebaran Ubah Pola Perjalanan, Mobilitas Makin Terkonsentrasi Jelang Hari H
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Menanti Peran Nova Arianto di Timnas Indonesia era John Herdman: Bisa Saling Tukar Ilmu
• 3 jam lalubola.com
thumb
Tips Membeli Mobil Listrik Pertama untuk Pemula agar Tidak Salah Pilih
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ini Keunggulan Ayam GPS Impor dan Tantangan Pengembangan GPS Lokal
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.