Pemprov Maluku Genjot Hilirisasi Komoditas Unggulan untuk Wujudkan Swasembada Pangan dan Sejahterakan Petani

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Provinsi Maluku melakukan hilirisasi komoditas unggulan daerah sebagai strategi utama untuk mewujudkan swasembada pangan, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta mendorong kesejahteraan petani di wilayah kepulauan Maluku.

Kebijakan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pertanian Tahun 2026 yang digelar di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Jumat 27 Februari 2026.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan salah satu prioritas nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden, khususnya poin kedua mengenai kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi syariah, ekonomi digital, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Ia menekankan bahwa “Swasembada pangan tidak boleh dimaknai semata-mata beras sebagai pangan utama. Kita harus mendorong penguatan pangan lokal untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di Maluku,” ungkapnya.

Kebijakan hilirisasi komoditas unggulan tersebut selaras dengan Sapta Cita Pemerintah Provinsi Maluku, terutama dalam agenda penurunan kemiskinan dan pengangguran melalui pertumbuhan ekonomi berbasis hilirisasi.

Sejumlah komoditas pangan lokal potensial yang terus didorong pengembangannya meliputi sagu, ubi kayu, sukun, hotong, dan jagung sebagai sumber karbohidrat alternatif bagi masyarakat Maluku.

Hilirisasi Sagu dan Dukungan Infrastruktur

Gubernur menegaskan bahwa “Pembangunan pertanian harus dilakukan secara terpadu dari hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan produksi, pengolahan, hingga pemasaran. Karena itu, koordinasi lintas sektor dan lintas kabupaten/kota menjadi kunci untuk memastikan perencanaan dan pelaksanaan program berjalan efektif,” ujarnya.

Tanaman sagu disebut memiliki potensi besar di Maluku dengan luas areal sekitar 36 ribu hektare, terutama di Kabupaten Seram Bagian Timur yang memiliki sekitar 34 ribu hektare lahan sagu.

Pemerintah daerah mengusulkan dukungan infrastruktur dan pengolahan sagu untuk meningkatkan nilai tambah sebagaimana disampaikan dalam pernyataan “Kami mengusulkan dukungan bantuan infrastruktur dan pengolahan sagu untuk meningkatkan nilai tambah,”.

Hilirisasi sagu di Seram Bagian Timur diharapkan dapat masuk sebagai Proyek Strategis Nasional dan saat ini sedang berproses di Bappenas.

Perkuat Perkebunan dan Peternakan

Pada tahun 2026 Maluku juga memperoleh alokasi hilirisasi komoditas kelapa dalam dan pala yang akan dikembangkan melalui PTPN I Regional VIII di Kabupaten Maluku Tengah.

Selain itu pemerintah daerah merencanakan pengembangan ayam terintegrasi di sejumlah kabupaten/kota sebagai bagian dari penguatan sektor peternakan.

Di sektor perkebunan pala dan cengkeh kembali dipetakan sebagai produk andalan yang menjadi kekuatan historis dan ekonomi Maluku.

Kelapa dan kakao juga dinilai memiliki peluang tinggi untuk dikembangkan melalui peningkatan produktivitas serta hilirisasi.

Gubernur menegaskan kembali posisi komoditas tersebut dalam pernyataan “Pada sektor perkebunan, pala dan cengkeh kembali dipetakan sebagai produk andalan yang menjadi kekuatan historis dan ekonomi Maluku, disusul kelapa dan kakao yang berpeluang tinggi dikembangkan melalui peningkatan produktivitas dan hilirisasi,” tegasnya.

Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis turut menjadi perhatian dalam Rakor tersebut untuk menjamin ketersediaan dan pasokan bahan pangan di masing-masing daerah.

Pemerintah Provinsi Maluku berharap melalui Rakor Pembangunan Pertanian 2026 dapat dirumuskan kebijakan konkret yang memperkuat pangan lokal, mempercepat hilirisasi komoditas unggulan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong kemandirian pangan di Maluku.

Kegiatan ini dilaporkan oleh ANTARA dari Ambon pada Jumat 27 Februari 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alumni LPDP Tak Kembali ke RI, Ekonom: Risiko Kebocoran Investasi APBN Menguat
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
ISI Ungkap 3 Alasan Indonesia Bergabung dengan Board of Peace
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Fakta-fakta Sebelum Petunjukan Shen Yun di Australia, Saat Ancaman Bom dari Partai Komunis Tiongkok Menyebabkan Evakuasi Darurat PM Albanese  
• 17 jam laluerabaru.net
thumb
Analisis Program MBG: Berdampak Ekonomi Daerah dan Pendidikan
• 47 menit lalurepublika.co.id
thumb
WSBP Raih Kontrak Proyek Pembangunan Gedung L-SSIT Universitas Udayana Bali
• 23 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.