BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Jelang Lebaran 2026

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi potensi bencana, selama periode Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah. Upaya ini difokuskan pada wilayah-wilayah yang diperkirakan mengalami lonjakan mobilitas masyarakat saat arus mudik, dan arus balik.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menjelaskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan dilakukan baik di tingkat pemerintah daerah maupun masyarakat. Salah satu langkah utama adalah optimalisasi pemanfaatan platform Peta Risiko Terintegrasi atau InaRISK.

"Platform InaRISK sebagai instrumen pemetaan risiko bencana yang terintegrasi dengan data BMKG, Basarnas, CCTV sejumlah jalan, dan sumber informasi lainnya," kata Raditya dalam keterangan tertulis, Jumat, 27 Februari 2026.

Melalui InaRISK, BNPB dapat mengidentifikasi jalur mudik serta titik-titik rawan bencana secara dinamis. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan para pemangku kepentingan sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis risiko. Platform ini juga dapat diakses dan diunduh dengan mudah melalui berbagai perangkat elektronik.
 

Baca Juga :AAJI Gandeng Benih Baik Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra


Selain pemanfaatan teknologi, BNPB mengoperasikan call center 117 yang siaga 24 jam. Layanan ini dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh informasi maupun melaporkan kejadian bencana selama masa libur Lebaran.

Di sisi lain, BNPB telah menerbitkan Surat Edaran kepada para gubernur, bupati, dan wali kota agar meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing.

"Pemerintah daerah diminta memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, memastikan kesiapan personel dan peralatan, serta mengoptimalkan dukungan terhadap posko terpadu yang disiapkan guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik," ujarnya.


Bencana alam. Foto: Media Indonesia

BNPB juga akan menyalurkan dukungan personel dan logistik ke daerah-daerah yang berpotensi terdampak bencana, terutama bencana hidrometeorologi. Sejumlah personel akan diterjunkan untuk melakukan pemantauan bersama pemerintah daerah di posko terpadu selama periode Lebaran.

Apabila diperlukan, BNPB turut berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca sebagai langkah mitigasi guna meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Bandar Narkoba Ko Erwin, DPO di Kasus AKBP Didik
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Tips Membeli Mobil Listrik Pertama untuk Pemula agar Tidak Salah Pilih
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Laporan Axios : Pembicaraan Berakhir? Trump Diberi Opsi Militer Terhadap Iran
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Polda Bali Telah Mengajukan Red Notice 6 WNA Pelaku Penculikan WN Ukraina
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Penemuan Potongan Tubuh Manusia di Gianyar Bali, Polisi Selidiki Identitas Korban
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.