Putaran Ketiga Perundingan Nuklir di Jenewa Berakhir Tanpa Kesepakatan, AS dan Iran Tetap Berselisih soal Uranium

pantau.com
13 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Putaran ketiga perundingan antara Amerika Serikat dan Iran terkait program nuklir Iran yang berlangsung di Jenewa berakhir tanpa kesepakatan karena kedua negara belum mencapai mufakat atas isu-isu utama.

Informasi tersebut dilaporkan oleh Wall Street Journal yang mengutip sumber yang mengetahui jalannya perundingan tersebut.

Delegasi Iran dalam perundingan itu dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, sementara delegasi Amerika Serikat dipimpin oleh utusan khusus Steve Witkoff.

Dalam perundingan tersebut, pejabat Amerika Serikat menuntut agar Iran menghancurkan fasilitas nuklirnya yang berada di Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Amerika Serikat juga meminta agar seluruh sisa uranium yang telah diperkaya dipindahkan ke Amerika Serikat sebagai bagian dari kesepakatan.

Iran Tolak Pembongkaran dan Pemindahan Uranium

Pihak Iran menolak usulan untuk memindahkan cadangan uranium ke luar negeri dan menyatakan tidak setuju terhadap penghentian operasi pengayaan uranium.

Iran juga menolak pembongkaran fasilitas nuklirnya serta pemberlakuan pembatasan tambahan terhadap program nuklir nasionalnya.

Hingga saat ini, Iran dan Amerika Serikat telah melaksanakan tiga putaran perundingan mengenai isu nuklir Iran tanpa mencapai titik temu atas tuntutan utama masing-masing pihak.

Kedua pihak saat ini dilaporkan sedang menyusun proposal yang berpotensi menjadi dasar tercapainya kesepakatan di masa mendatang.

Peringatan Trump dan Bayang-bayang Operasi Midnight Hammer

Bulan lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa "armada besar" tengah menuju Iran, ungkapnya.

Donald Trump juga menyampaikan harapannya agar Teheran bersedia bernegosiasi dan menandatangani kesepakatan yang "adil dan setara.", ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa pada Juni 2025, Amerika Serikat telah menyerang fasilitas nuklir Iran dalam rangka Operasi Midnight Hammer.

Trump menegaskan bahwa serangan selanjutnya akan jauh lebih buruk dan menyerukan agar hal tersebut tidak sampai terjadi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Siapkan Pelatihan Vokasi untuk 70 Ribu Lulusan SMA/SMK
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jasad Pria Tinggal Belulang di Pasuruan 40 Hari Tak Pulang Usai Pamit Cari Kerja
• 3 jam laludetik.com
thumb
Dituntut 2 Tahun Penjara, Delpedro Marhaen: Kita Hormati Hasil Kerja Jaksa Meski Buruk
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Perang Pakistan-Afghanistan, WNI di Afghanistan Dilaporkan Aman
• 16 jam lalukompas.com
thumb
6 WNA Jadi Tersangka Penculikan Warga Ukraina di Bali, Apa Motifnya?
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.