Jakarta, ERANASIONAL.COM – Rumah produksi Pal8 Pictures resmi memperkenalkan jajaran pemeran film Laut Bercerita, adaptasi dari novel populer karya Leila S. Chudori. Pengumuman ini langsung menyedot perhatian publik, terutama karena menghadirkan sejumlah aktor dan aktris papan atas Indonesia dalam satu proyek layar lebar yang mengangkat kisah aktivisme mahasiswa era 1990-an.
Nama Reza Rahadian menjadi salah satu yang paling disorot. Aktor peraih berbagai penghargaan itu dipercaya memerankan tokoh sentral Biru Laut, karakter mahasiswa sastra Inggris yang terseret dalam pusaran gerakan perlawanan terhadap ketidakadilan.
Dalam novel, Biru Laut digambarkan sebagai sosok idealis, peka terhadap situasi sosial-politik, dan berani mengambil risiko demi memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan. Peran ini dinilai menantang karena menuntut pendalaman emosi sekaligus sensitivitas terhadap latar sejarah yang kompleks.
Beradu akting dengan Reza, Dian Sastrowardoyo memerankan Kasih Kinanti. Karakter Kinanti merupakan figur penting dalam lingkar pergerakan mahasiswa bernama Winatra yang memberi pengaruh besar terhadap perjalanan hidup Biru Laut. Dian, yang dikenal lewat sejumlah film bertema sejarah dan drama romantis, dinilai memiliki kapasitas kuat untuk menghadirkan karakter perempuan cerdas, tangguh, sekaligus emosional seperti Kinanti.
Kehadiran Christine Hakim menambah bobot film ini. Aktris senior tersebut memerankan sosok ibu Biru Laut, figur yang menjadi pusat kekuatan emosional dalam cerita. Dalam novel aslinya, sudut pandang keluarga korban menjadi bagian penting yang memperlihatkan luka, harapan, serta keteguhan hati dalam menghadapi ketidakpastian. Peran ini diyakini akan menjadi salah satu elemen dramatis yang menggetarkan penonton.
Tak kalah penting, Arswendi Bening Swara dipercaya memerankan karakter Ayah. Sosok ini melengkapi dinamika keluarga Biru Laut yang menjadi representasi banyak keluarga pada masa itu. Kombinasi Christine Hakim dan Arswendi diperkirakan menghadirkan kedalaman emosi yang kuat, mengingat keduanya dikenal piawai dalam membawakan karakter dengan nuansa batin yang kompleks.
Dari generasi yang lebih muda, Yunita Siregar tampil sebagai Asmara Jati, sementara Eva Celia memerankan Ratih Anjani. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri dalam dinamika pergerakan mahasiswa yang menjadi latar utama cerita. Karakter-karakter ini tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam membangun atmosfer solidaritas dan persahabatan.
Aktor Kevin Julio turut bergabung sebagai Daniel Tumbuan, salah satu rekan seperjuangan Biru Laut. Sementara itu, Ben Nugroho memerankan Alex Perazon dan Dewa Dayana sebagai Sunu Dyantoro. Ketiga karakter ini menjadi bagian dari lingkar aktivisme mahasiswa yang memperlihatkan idealisme, perdebatan intelektual, hingga risiko besar yang harus dihadapi.
Nama lain yang tercatat dalam daftar pemeran adalah Yoga Pratama sebagai Arifin Bramantyo dan Nagra Kautsar sebagai Naratama. Selain itu, Natalius Chendana berperan sebagai Julius dan Afrian Arisandy sebagai Gala Pranaya. Ensemble cast ini memperlihatkan perpaduan aktor senior berpengalaman dengan talenta muda yang tengah bersinar.
Film ini disutradarai oleh Yosep Anggi Noen, sineas yang dikenal lewat karya-karya dengan pendekatan artistik kuat dan kedalaman isu sosial. Yosep juga terlibat dalam penulisan skenario bersama Leila S. Chudori untuk memastikan adaptasi tetap setia pada ruh novel. Kolaborasi langsung dengan penulis aslinya menjadi nilai tambah karena diharapkan mampu menjaga detail karakter dan atmosfer cerita.
Secara garis besar, Laut Bercerita mengangkat kisah tentang idealisme mahasiswa pada dekade 1990-an, sebuah periode yang sarat dinamika politik dan pergolakan sosial di Indonesia. Cerita berfokus pada perjuangan literasi, diskusi intelektual, solidaritas persahabatan, serta keberanian menyuarakan keadilan. Novel ini dikenal memiliki dua sudut pandang utama: aktivis yang mengalami represi dan keluarga yang menunggu kepastian nasib orang terkasih. Struktur narasi tersebut diperkirakan tetap dipertahankan dalam versi film.
Pengamat film dari Institut Kesenian Jakarta menilai proyek ini memiliki potensi besar secara artistik dan komersial. Selain didukung basis pembaca novel yang kuat, tema sejarah yang relevan dengan generasi muda saat ini dapat menjadi pintu masuk refleksi sosial. Ia menilai keberanian menghadirkan isu sensitif ke layar lebar menunjukkan kematangan industri perfilman nasional.
Sebagai proyek layar lebar perdana Pal8 Pictures, film ini disebut menjadi tonggak penting bagi rumah produksi tersebut. Mereka bekerja sama dengan sejumlah studio lain untuk memastikan kualitas produksi optimal, mulai dari riset periode 1990-an, desain artistik, hingga penggarapan sinematografi. Rencana penayangan pada 2026 membuat film ini sudah mulai masuk daftar tontonan yang paling dinantikan.
Adu akting antara Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo menjadi daya tarik utama. Keduanya memiliki reputasi kuat dalam membawakan karakter kompleks dan emosional. Dengan latar cerita yang sarat makna, film ini diprediksi bukan sekadar drama sejarah, melainkan juga refleksi tentang keberanian, kehilangan, dan harapan.
Berikut daftar lengkap pemeran film Laut Bercerita: Reza Rahadian sebagai Biru Laut, Yunita Siregar sebagai Asmara Jati, Christine Hakim sebagai Ibu, Arswendi Bening Swara sebagai Ayah, Dian Sastrowardoyo sebagai Kasih Kinanti, Eva Celia sebagai Ratih Anjani, Kevin Julio sebagai Daniel Tumbuan, Ben Nugroho sebagai Alex Perazon, Dewa Dayana sebagai Sunu Dyantoro, Yoga Pratama sebagai Arifin Bramantyo, Nagra Kautsar sebagai Naratama, Natalius Chendana sebagai Julius, dan Afrian Arisandy sebagai Gala Pranaya.
Dengan jajaran pemain lintas generasi serta kekuatan cerita yang telah terbukti menyentuh banyak pembaca, Laut Bercerita berpotensi menjadi salah satu film Indonesia paling berpengaruh saat dirilis nanti.





