Enam Obligasi dan Dua Sukuk Ramaikan BEI Sepekan, Nilainya Rp14,01 Triliun

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Selama periode tersebut, tercatat delapan efek baru dengan total Rp14,01 triliun yang terdiri dari enam obligasi dan dua sukuk resmi melantai di bursa.

Enam Obligasi dan Dua Sukuk Ramaikan BEI Sepekan, Nilainya Rp14,01 Triliun. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Aktivitas pasar modal Indonesia sepanjang 23–27 Februari 2026 diwarnai maraknya pencatatan instrumen utang di Bursa Efek Indonesia (BEI). Selama periode tersebut, tercatat delapan efek baru dengan total Rp14,01 triliun yang terdiri dari enam obligasi dan dua sukuk resmi melantai di bursa.

Mengutip data BEI, Sabtu (28/2/2026), pada Rabu (25/2/2026), Obligasi Berkelanjutan VI Indomobil Finance Tahap II Tahun 2026 mulai dicatatkan dengan nilai pokok Rp2,5 triliun dan memperoleh peringkat AA- dari Pefindo dengan PT Bank Mega Tbk sebagai wali amanat. 

Baca Juga:
IHSG Jeda Siang Terkoreksi ke 8.209, Sektor Transportasi Turun 1,53 Persen

Pada hari yang sama, PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry juga mencatatkan dua instrumen sekaligus, yaitu obligasi senilai Rp1,05 triliun berperingkat idA serta sukuk mudharabah Rp1,55 triliun berperingkat idA(sy), keduanya dengan wali amanat PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.

Pencatatan berlanjut pada Kamis (26/2/2026) ketika PT Surya Artha Nusantara Finance mencatatkan obligasi Rp1,2 triliun berperingkat idAA dengan wali amanat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Baca Juga:
IHSG Sepekan Turun 0,44 Persen, Rata-Rata Nilai Transaksi Harian Naik Jadi Rp29,52 Triliun

Selain itu di hari yang sama, PT Bank Pan Indonesia Tbk turut mencatatkan obligasi Rp2,71 triliun berperingkat idAA dengan wali amanat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Baca Juga:
IHSG Semringah Sambut Akhir Pekan, Ditutup Naik Tipis ke 8.235

Selanjutnya pada Jumat (27/2/2026), Federal International Finance mencatatkan obligasi Rp2,5 triliun yang memperoleh peringkat tertinggi AAA(idn) dari Fitch Ratings Indonesia dengan wali amanat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Kemudian pada hari yang sama, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk mencatatkan obligasi Rp2 triliun serta sukuk Rp500 miliar, masing-masing berperingkat idAAA dan idAAA(sy) dari PEFINDO, dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai wali amanat.

Secara kumulatif sepanjang 2026, jumlah emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat di BEI mencapai 30 emisi dari 21 emiten dengan total nilai Rp28,71 triliun.

Sehingga, total keseluruhan obligasi dan sukuk yang tercatat di bursa kini berjumlah 677 emisi dengan nilai outstanding Rp560,01 triliun dan USD134,01 juta yang diterbitkan oleh 133 emiten.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dedi Mulyadi Minta Maaf soal Kondisi Jalan Rusak di Jabar, Kini Pasang Target Setinggi Langit: Kita Inginnya 100 Persen
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Luhut Kritik Sistem Coretax: Sudah Mahal, Bertahun-tahun Tak Jalan
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Golkar Semprot Gubernur Kaltim soal Mobil Dinas Rp8,5 Miliar: Dengarkan Suara Rakyat!
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Sedia Payung atau Jas Hujan, Surabaya dan Sebagian Besar Jatim Masih Berpotensi Hujan Hari Ini
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Baznas RI Kirim 1.314 Paket Hidangan Buka Puasa Sumbangan Warga Indonesia untuk Warga Gaza
• 21 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.