Golkar Semprot Gubernur Kaltim soal Mobil Dinas Rp8,5 Miliar: Dengarkan Suara Rakyat!

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Sarmuji, angkat bicara terkait polemik pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud yang nilainya mencapai Rp8,5 miliar.

Sarmuji mengaku telah menjalin komunikasi langsung dengan Gubernur Kaltim untuk memberikan masukan terkait sensitivitas publik.

Baca Juga :
Gaya Busananya Jadi Sorotan, Ini Sederet Fakta Menarik Istri Gubernur Kalimantan Timur
Outfit Istri Gubernur Kaltim Disorot di Tengah Polemik Mobil Dinas Rp8,5 M, Warganet: Kirain Noni Belanda

Sarmuji menegaskan bahwa di tengah semangat efisiensi anggaran, pejabat publik harus lebih peka dalam mendengarkan suara rakyat sebelum mengambil kebijakan pengadaan barang mewah.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Gubernur Kaltim. Kami meminta untuk lebih mendengarkan suara publik di tengah efisiensi,” ujar Sarmuji wartawan, Jumat, 27 Februari 2026.

Berdasarkan penjelasan yang diterima Sarmuji, anggaran pengadaan mobil tersebut sebenarnya telah disepakati sejak tahun 2024. 

Rudy Mas'ud beralasan bahwa spesifikasi mobil yang tinggi diperlukan mengingat medan geografis Kalimantan Timur yang sangat berat dan luas wilayahnya yang hampir setara dengan Pulau Jawa.

Namun, Sarmuji menekankan bahwa alasan teknis dan geografis tidak boleh menjadi satu-satunya tolak ukur. Ia mengingatkan agar standar fasilitas pejabat tetap harus berpijak pada kondisi ekonomi masyarakat.

“Apapun itu, kita harus mengukur dengan kondisi rakyat kita, bukan dengan ukuran pribadi,” tegasnya.

Di sisi lain, Sarmuji juga mengungkapkan fakta bahwa hingga saat ini Rudy Mas'ud sebenarnya masih menggunakan mobil pribadi untuk menjalankan tugas kedinasannya. 

Meskipun secara aturan gubernur memiliki hak atas fasilitas mobil dinas, Sarmuji menilai penggunaan kendaraan pribadi saat ini adalah langkah yang lebih bijak.

“Gubernur menjelaskan hingga saat ini masih memakai mobil pribadi sebagai mobil dinas. Saya menyampaikan, itu lebih baik, meskipun pada dasarnya Gubernur berhak mendapatkan mobil dinas,” ungkap Sarmuji.

Terkait langkah DPP Partai Golkar ke depan, Sarmuji memastikan pihaknya akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan komunikasi dengan kader atau kepala daerah yang didukung. Hal ini dilakukan agar para pemimpin daerah lebih berhati-hati dan cermat dalam merumuskan kebijakan yang berdampak pada persepsi publik.

“Ya, kami saling mengingatkan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, pengadaan mobil dinas baru bagi Gubernur Kalimantan Timur menuai polemik di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dicanangkan pemerintah daerah. 

Baca Juga :
Mobil Dinas Gubernur Kaltim Disorot, 3 SUV Ini Punya Kemampuan Serupa dengan Harga Lebih Murah
Viral Netizen Soroti Koleksi Jam Mewah Gubernur Kalimantan Timur
Dapat Mobil Dinas Rp8,5 M, Isi Garasi Gubernur Kaltim Mengejutkan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anak Riza Chalid Divonis 15 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 2,9 Triliun
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Menbud Fadli Zon & Dubes Uruguai Bertemu Bahas Diplomasi Budaya
• 41 menit laludetik.com
thumb
TNI Dikirim ke Gaza, Misi Damai atau Jebakan Perang Maut Lawan Hamas?
• 41 menit lalusuara.com
thumb
Iran hingga Zambia, Ini Daftar Negara dengan Inflasi Pangan Tertinggi 2026
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Bambang Haryo Sidak Harga dan Soroti Infrastruktur Pasar Larangan Sidoarjo
• 6 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.