JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi Jalan Waduk Pluit Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara, mengalami kerusakan cukup parah.
Permukaan jalan tersebut tampak miring dengan perbedaan ketinggian mencolok antara dua ruas, sehingga membahayakan pengendara yang melintas.
Yudi (50), salah seorang pengendara yang melintas, mengatakan kondisi jalan tersebut telah lama rusak dan membahayakan pengguna jalan.
Baca juga: Berkali-kali Viral, Wanita yang Kerap Tak Bayar Makan Akhirnya Ditangkap dan Minta Maaf
"Sudah lama ini mah. Itu teman banyak yang kena, motornya sampai pada lecet," katanya saat ditemui Kompas.com di lokasi pada Jumat (27/2/2026).
Menurut dia, risiko kecelakaan meningkat saat hujan karena permukaan jalan menjadi licin dan perbedaan tinggi tidak terlihat jelas.
Jadi titik rawan kecelakaan
Syauqi (24), warga sekitar, mengatakan bahwa insiden pengendara terjatuh hampir terjadi setiap hari, khususnya di bagian tengah jalan yang memiliki selisih ketinggian.
“Setiap kali di sini pasti ada yang jatuh mulu,” katanya, Jumat.
Karena seringnya terjadi kecelakaan kecil, warga bahkan menyiapkan kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) untuk membantu pengendara yang terluka.
"Ya, kalau orang luka biasaya kami bawa ke sana untuk diobatin," ucapnya.
Ia menambahkan, situasi menjadi lebih berbahaya saat hujan turun karena permukaan jalan semakin licin dan sulit dikendalikan.
Baca juga: Jejak Malam Sekelompok Pria di Hutan Kota Cawang Berujung Penutupan Akses
“Kalau untuk ban motor gua jamin sih jatuh ini kalau lewat tengahnya,” ujarnya.
Selain itu, perbedaan tinggi ruas jalan kerap menyebabkan kolong mobil bergesekan dengan permukaan aspal.
Menurut Syauqi, mobil yang melintas di bagian jalan yang tidak rata hampir pasti mengalami gesekan.
Bekas gesekan kendaraan terlihat di permukaan aspal, bahkan sering menimbulkan suara keras saat kendaraan melintas.