GRUP band asal Jepang, Atarayo, kembali menyapa penggemar melalui rilisan terbaru bertajuk Spring Is Coming. Lagu ini terpilih sebagai lagu sisipan (insert song) dalam film layar lebar The Dangers in My Heart, yang ditayangkan secara nasional di Jepang.
Hadir sebagai balada bertempo sedang yang kaya akan penceritaan lirik, Spring Is Coming membawa makna ganda yang puitis.
Lagu ini tidak hanya bercerita tentang kedatangan musim semi secara harfiah, tetapi juga menggambarkan musim dingin sebagai "musim di sisi musim semi", sebuah periode penantian sebelum kehangatan tiba.
Baca juga : Batas Senja Rilis Single Rumah dan Baju Barumu, Potret Jujur Perjuangan Cinta dari Nol
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Narasi Emosional dalam Video MusikVisualisasi lagu ini diperkuat melalui video musik yang mengambil latar waktu antara Hari Valentine hingga White Day.
Baca juga : Di Bulan Ramadan 2026, Wali Rilis Single Religi Romantika Badar dan Uhud
Video musik tersebut menangkap pertukaran emosi yang halus antara dua individu yang berada di ambang pengakuan cinta, di mana tatapan lembut dan kata-kata yang tak terucap menjadi bahasa utama.
Sutradara Udo, yang menggarap video musik ini, mengungkapkan konsep di balik karyanya:
"Video musik ini menggambarkan White Day ketika keduanya belum sepenuhnya mengungkapkan perasaan mereka. Saya merefleksikan hubungan mereka dalam air mata sang gadis. Saya berharap penonton menikmati membayangkan emosi dan cerita di balik setiap momen," ujar Udo.
Kolaborasi ini merupakan kali kedua Atarayo terlibat dalam proyek The Dangers in My Heart, setelah sebelumnya mengisi lagu pembuka Season 2 bertajuk (I Am...) pada Januari 2024.
Eksistensi Global yang Kian SolidNama Atarayo sendiri diambil dari kata dalam bahasa Jepang Atarayo, yang berarti "malam yang begitu indah hingga kau benci melihatnya berakhir."
Dikenal sebagai band yang "tumbuh dengan mengonsumsi kesedihan," mereka memulai debut di YouTube pada November 2020.
Sejak saat itu, karier mereka melonjak drastis baik di dalam negeri maupun mancanegara. Keberhasilan ini dibuktikan dengan kesuksesan tur Asia kedua mereka, Yume-gatari TOUR 2025, yang mencakup sembilan kota di Tiongkok dan lima kota di Jepang dengan status tiket terjual habis di berbagai titik.
Hingga 2025, Atarayo telah merilis berbagai karya signifikan, termasuk album ketiga mereka Utakata.
Dengan perpaduan vokal emosional dan penceritaan yang mendalam, Atarayo terus mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu kekuatan paling menarik dalam kancah J-pop kontemporer. (Z-1)





