Jakarta, VIVA – Kabar bahagia tengah menyelimuti keluarga musisi Virgoun usai pernikahannya dengan Lindi Fitriyana yang digelar pada Kamis 26 Februari 2026.
Momen sakral tersebut disambut penuh sukacita oleh sang ibunda, Eva Manurung, yang mengaku lega sekaligus bahagia melihat putranya kembali membangun rumah tangga. Scroll lebih lanjut yuk!
Eva Manurung menyampaikan bahwa sebagai orang tua, kebahagiaan anak merupakan prioritas utama. Ia menuturkan rasa syukurnya karena kini keluarga mereka kembali bertambah dengan hadirnya menantu baru.
Tidak hanya itu, Eva Manurung juga mengungkapkan antusiasmenya dalam menyambut kemungkinan hadirnya cucu dari pernikahan tersebut.
"Namanya orang tua pasti bahagia ya. Kita menerima keluarga baru, cucu. Saya kan orangnya peduli sama anak-anak. Kalau memang ini mendatangkan kebahagiaan, kenapa nggak kita terima?" kata Eva Manurung, mengutip video YouTube, Jumat 27 Februari 2026.
Bagi Eva Manurung, pernikahan ini bukan sekadar seremoni, melainkan babak baru yang diharapkan menjadi titik kedewasaan bagi putranya.
Ia menegaskan harapannya agar rumah tangga yang kini dijalani Virgoun tidak lagi mengalami kegagalan seperti sebelumnya.
Seperti diketahui, Virgoun sempat melalui perceraian dengan Inara Rusli, yang cukup menyita perhatian publik.
"Yang penting ini jadi yang terakhir. No more-lah yang cerai-cerai lagi," tegasnya.
Lebih jauh, Eva Manurung memandang setiap peristiwa dalam kehidupan, termasuk ujian rumah tangga, sebagai bagian dari rencana Tuhan.
Ia meyakini bahwa setiap masalah membawa pesan moral yang harus direnungkan dengan hati yang rendah dan sikap introspektif.
"Tuhan punya maksud di balik semua kejadian ini. Setiap ada masalah, anggap itu teguran Tuhan. Yuk, kita sama-sama berkaca diri, nundukin hati," tuturnya.
Sebagai ibu, Eva Manurung tidak menampik bahwa dirinya kerap memberi nasihat dengan nada tegas kepada anak-anaknya. Namun, ketegasan itu menurutnya merupakan bentuk kasih sayang agar mereka tidak kembali terperosok dalam kesalahan yang sama. Ia berharap pengalaman masa lalu bisa menjadi pelajaran berharga dalam membangun keluarga yang lebih harmonis.
"Saya bicara keras itu nasihat buat kamu supaya kakimu tidak terjerembab di kemudian hari. Semoga anak-anakku dan cucu-cucuku jadi orang baik semua. Itu saja harapan saya sebelum tutup mata," pungkasnya.





