Sinaran Kalbu - Menata Rasa Tanpa Drama

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Ibadah puasa di bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah momentum besar untuk melatih pengendalian diri. Founder ESQ, Ary Ginanjar Agustian menekankan bahwa manusia ibarat sebuah kendaraan yang harus dipahami fungsi perangkatnya agar perjalanan hidup tetap aman dan mencapai tujuan dengan selamat.

Ibarat sedang mengendari mobil, kita diajak untuk memahami kapan harus menginjak 'rem' (untuk mengendalikan emosi), kapan menggunakan 'gas' (untuk berbuat kebaikan), dan bagaimana mengatur 'persneling' (fitrah batin untuk berbagi, menolong, dan bersikap adil) agar hidup tetap seimbang. 
  Baca juga: Sinaran Kalbu - Disiplin Jadi Kunci Memimpin Diri
Dengan mengenal dan menguasai mekanisme pengendalian diri ini, kita diharapkan dapat mencapai personal mastery sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih baik, tenang, dan kembali kepada fitrah setelah menuntaskan ibadah puasa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sandiaga Uno Dorong Ibu Rumah Tangga Buka Usaha Kuliner di Lebak Banten
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Hukum Pacaran saat Ramadan Membatalkan Puasa atau Mengurangi Pahala? Simak Penjelasan Ulama
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
4 Pemain Muda yang Layak Dapat Kesempatan dari John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 
• 15 jam lalubola.com
thumb
Makassar Tuan Rumah IGS 2026, Siap Sambut 31 Negara OKI
• 21 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Telkom Dorong Penurunan Stunting Berbasis Data lewat Stunting Action Hub
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.