Grid.ID - Drama China How to Train Your Killer adalah drama romantis berlatar sejarah yang disutradarai oleh Qiu Daolu. Serial ini dibintangi oleh Cui Yu Xin dan Zhang Chu Han sebagai pemeran utama.
Drama ini memiliki total 30 episode dengan durasi singkat, yakni sekitar 15 menit per episode. How to Train Your Killer dapat disaksikan melalui platform resmi WeTV.
Kisah ini mengikuti Putri Mahkota Gu Qingyao (Zhang Chu Han) dan seorang pembunuh bayaran bernama Shiyi (Cui Yu Xin). Takdir aneh membuat jiwa mereka tertukar secara paksa sehingga keduanya harus bekerja sama meski saling tidak percaya.
Dalam kondisi tubuh yang bukan milik mereka sendiri, Gu Qingyao dan Shiyi terjebak dalam situasi yang membingungkan. Mereka harus cepat beradaptasi agar tidak terbongkar dan tetap bertahan hidup di lingkungan istana yang penuh bahaya.
Gu Qingyao yang kini berada dalam posisi rentan berusaha melindungi dirinya sekaligus suaminya, Putra Mahkota. Ia dipaksa menggunakan kecerdikan dan keberanian untuk menghadapi ancaman yang datang dari segala arah.
Di sisi lain, Shiyi yang dikenal juga sebagai Eleven tetap berpegang pada misinya sebagai pembunuh bayaran. Meski jiwanya berada di tubuh sang putri, ia masih mencari cara untuk menyelesaikan tugas mematikan dari balik bayangan.
Kejadian ini bermula pada malam pernikahan Gu Qingyao. Saat itu, Shiyi muncul untuk membunuh Putra Mahkota, tetapi insiden tak terduga justru membuat jiwa mereka saling bertukar.
Sejak saat itu, hubungan mereka berubah menjadi permainan kucing dan tikus yang menegangkan. Gu Qingyao harus melawan kecerdikan Shiyi sambil berpura-pura menjalani peran yang bukan miliknya.
Kerja sama yang terpaksa ini malah menyeret mereka ke pusaran konflik istana. Mereka tanpa sengaja terlibat dalam perebutan kekuasaan yang rumit dan mematikan.
Di balik rencana pembunuhan tersebut ternyata tersembunyi konspirasi besar. Konflik itu menghubungkan dunia persilatan dengan intrik politik istana kekaisaran.
Kini Gu Qingyao dan Shiyi harus menentukan pilihan di tengah kekacauan identitas dan bahaya yang mengintai. Nasib mereka bergantung pada kemampuan bertahan, membaca strategi lawan, dan memutuskan siapa yang benar-benar bisa dipercaya. (*)
Artikel Asli




