Pesona Masjid Kuno Bondan di Indramayu yang Konon Dibangun dalam Satu Malam

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Jejak peradaban Islam di Indramayu mungkin jarang ditemukan di buku-buku besar, melainkan di bangunan-bangunan tua yang tetap setia berdiri. Masjid Darussajidin di Desa Bondan adalah salah satunya.

Merupakan pusaka arsitektur tertua di Kabupaten Indramayu, masjid ini menyimpan narasi panjang tentang dakwah dan keteguhan iman yang telah mendarah daging di masyarakat Sukagumiwang selama berabad-abad. Menurut buku Direktori Masjid Bersejarah dan Ternama di Kabupaten Indramayu Tahun 2005 yang disusun oleh Tim Peneliti Data Masjid Bersejarah dan Ternama di Kabupaten Indramayu tahun 2005, masjid yang lebih dikenal dengan nama Masjid Kuno Bondan itu didirikan pada 1414 M atau abad ke-15.

Baca Juga
  • 7 Masjid Berarsitektur Khas Nusantara, Simbol Akulturasi Islam dan Budaya
  • Megah dan Ikonik, Inilah 7 Masjid Bernuansa Timur Tengah di Indonesia
  • Ini Cara Mengatur Minum Agar Ginjal Tetap Sehat Selama Puasa

Itu berarti, bangunan masjid itu sudah ada jauh sebelum terbentuknya Pemerintahan di Indramayu pada 1527, maupun awal Cirebon yang dibentuk pada 1480. Tak heran, jika pada 2022, masjid tersebut resmi ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya di tingkat kabupaten.

Pendiri Masjid Kuno Bondan adalah seorang penyebar agama Islam bernama Syeh Datul Kahfi. Konon, ulama besar itu mendirikan masjid tersebut hanya dalam waktu satu malam.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Selain mendirikan masjid, Syeh Datul Kahfi juga membuat bedug yang terbuat dari kayu sida gurih. Jika bedug tersebut ditabuh, maka suaranya konon bisa terdengar sampai ke keraton Cirebon.

Warga setempat juga kerap menyebut masjid itu dengan sebutan Masjid Sapuangin. Nama tersebut merujuk pada kemampuan spiritual Syekh Dzatul Kahfi yang disebut memiliki ilmu Sapu Angin.

"Masjid Kuno Bondan dulunya berfungsi sebagai pusat dakwah, tempat masyarakat belajar agama Islam sekaligus membangun peradaban baru," ujar Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Indramayu, Dedy S Musashi, Jumat (27/2/2026).

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Kaji Regulasi Penarikan Kendaraan agar Debt Collector Tak Semena-mena
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Gubernur NTT dorong desa olah produk unggulan
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Harga TBS Sawit Sumut Naik ke Rp3.572,15 per Kg
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Susul Dwi Sasetyaningtyas, Profil dan Pendidikan Irawati Puteri Alumni LPDP, Eks SPG Kuliah di Standford
• 18 jam laludisway.id
thumb
AS dan Israel Serang Teheran, Presiden Iran Dilaporkan Aman
• 37 menit lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.