KABUL, KOMPAS.TV - Pemimpin Afghanistan Taliban mengatakan siap bernegosiasi dengan Pakistan untuk mengakhiri konflik kedua negara.
Pernyataan Taliban itu muncul setelah Menteri Pertahanan Pakistan mendeklarasikan perang terbuka dengan Afghanistan.
Selama sepekan terakhir konflik Pakistan-Afghanistan memanas dengan saling serang terjadi.
Baca Juga: Donald Trump Tak Senang Negosiasi Nuklir AS-Iran Gagal Temui Kesepakatan, bakal Segera Menyerang?
Pakistan menyerang Kabul dan Kandahar, lokasi markas Taliban, Jumat (27/2/2026), setelah Taliban juga melakukan serangan.
Insiden itu membuat Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif menyerukan konfrontasi penuh dengan Taliban.
“Kini menjadi perang terbuka antara kami dan Anda,” bunyi postingannya di media sosial X.
Taliban berusaha meredam panasnya konflik, dengan Juru Bicara Zabihullah Mujahid mengatakan kepemimpinan Taliban siap bernegosiasi dengan Pakistan.
“Emirat Islam Afghanistan selalu berupaya menyelesaikan masalah melalui dialog, dan sekarang pun kami ingin menyelesaikan masalah ini dengan dialog,” ujarnya dikutip dari Al-Jazeera.
Konflik kedua negara kembali meledak setelah Pakistan melakukan serangan udara ke wilayah Afghanistan pekan lalu.
Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada
Sumber : Al-Jazeera
- pakistan
- afghanistan
- taliban
- negosiasi
- perang





