FAJAR, MAKASSAR – Kabar duka menyelimuti Pemerintah Kota Makassar atas berpulangnya Drs. H. Andi Muhammad Yasir (59). Asisten I Pemkot Makassar tersebut mengembuskan napas terakhir di Stroke Center RSKD Dadi, Sabtu (28/2/2026). Almarhum akan dikebumikan di Pekuburan Panaikang.
Almarhum merupakan sosok pamong senior yang sangat berdedikasi bagi kemajuan Kota Daeng ini. Seluruh kerabat serta keluarga besar mendoakan tempat terbaik bagi mendiang di sisi-Nya.
Pemerintah Kota Makassar kehilangan salah satu putra terbaiknya pada bulan suci Ramadan ini. Andi Muhammad Yasir, yang juga putra dari mendiang KH. Baedhawie Ahmad, wafat di RSKD Dadi, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Sulawesi Selatan.
Rencana pemakaman almarhum dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Sabtu, 28 Februari 2026, yang bertepatan dengan 10 Ramadan 1447 Hijriah. Seluruh prosesi penghormatan terakhir akan dipusatkan di beberapa titik di Kota Makassar.
Rangkaian Prosesi Pemakaman Almarhum
Pihak keluarga telah menyusun jadwal rangkaian prosesi pelepasan jenazah sebagai berikut:
14.00 WITA: Pelaksanaan pemandian jenazah almarhum.
14.30 WITA: Upacara pelepasan jenazah secara resmi dimulai.
15.00 WITA: Jenazah diberangkatkan menuju Masjid Raya Makassar untuk disalatkan.
15.45 WITA: Pelaksanaan salat jenazah setelah salat Asar berjemaah.
16.00 WITA: Keberangkatan menuju Taman Pemakaman Umum (TPU) Panaikang, Makassar.
Jejak Karier dan Dedikasi
Semasa hidupnya, Andi Muhammad Yasir dikenal sebagai pejabat yang sangat santun dan memiliki rekam jejak karier yang cemerlang di lingkungan birokrasi Makassar. Sebelum menjabat sebagai Asisten I, beliau pernah mengemban amanah penting sebagai Camat Rappocini.
Selain itu, dedikasinya juga terlihat saat menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar. Kepergian beliau meninggalkan duka yang mendalam bagi rekan sejawat dan masyarakat yang pernah merasakan kepemimpinannya.
Keluarga besar memohon doa dari seluruh masyarakat agar segala amal ibadah almarhum diterima dan diampuni segala kekhilafannya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan menghadapi ujian ini. (*)





