Liputan6.com, Jakarta - Perayaan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026 akan dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar pawai ogoh-ogoh serta memasang penjor di area tersebut.
“Bundaran HI pada saat Nyepi, kami akan ada pawai ogoh-ogoh dan juga akan ada penjor di sini. Yang mungkin belum pernah ada penjor dipasang di Bundaran HI. Nanti akan kami pasang penjor ada di Bundaran HI,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Jakarta Pusat, Jumat.
Advertisement
Pramono menegaskan, seluruh agama harus diperlakukan secara setara di Jakarta. Ia juga menyatakan dirinya merupakan gubernur bagi seluruh umat beragama.
Oleh karena itu, Pramono ingin seluruh hari besar keagamaan dapat dirayakan di Jakarta. Mulai dari perayaan Natal, Imlek, Ramadhan, Idul Fitri, hingga Nyepi.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan panitia akan menyelenggarakan rangkaian perayaan Nyepi yang terbagi dalam empat klaster utama.
Klaster tersebut meliputi kegiatan keagamaan, yakni Melasti, Tawur Agung Kesanga, Nyepi, dan Ngembak Geni. Selain itu, terdapat kegiatan sosial dan kemasyarakatan, festival budaya dan pendidikan, termasuk parade ogoh-ogoh serta Dharma Santi sebagai ajang silaturahmi pasca-Nyepi.




