Jadi Pramugari Era 80-an, Naysila Mirdad Rela Potong Rambut di Kapal Terbang

grid.id
7 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Naysila Mirdad rela mengubah penampilannya demi film terbaru berjudul Kapal Terbang. Menjalani peran sebagai pramugari di era 80-an, Naysilla Mirdad harus potong rambut.

Peran yang dijalani Naysila Mirdad di Kapal Terbang menuntutnya untuk berpenampilan selayaknya pramugari senior di masa lampau. Perubahan penampilan yang signifikan pun harus dilakukan putri Lydia Kandou ini.

"Penampilan era tahun 80-an tuh sangat berbeda ya dengan style tahun sekarang gitu. Aku di sini mungkin mewakili para pramugari, di sini ada Pam, ada Asyila juga. Kita kan seragaman bertiga gitu. Dan seragamnya seragam pramugari yang memang menyesuaikan tahun tersebut," ujar Naysila Mirdad di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026).

Tak hanya mengenakan seragam pramugari, Naysila Mirdad juga harus mengubah penampilan rambutnya. Perubahan gaya rambut itu dibutuhkan untuk mendalami karakter sebagai pramugari.

"Tapi kalau dari aku sendiri yang jauh lebih menarik adalah gaya rambut dan makeup-nya. Karena gaya rambut dan makeup kita itu sangat menyesuaikan di era tahun 80-an. Kita bertiga sampai potong rambut ya," lanjutnya.

Meskipun harus mengubah penampilan secara drastis, namun Naysila Mirdad tak keberatan. Pasalnya dia mempercayakan kepada sang sutradara Ozan Ruz untuk visualisasi demi menghidupkan perannya.

"Kita sampai potong rambut tapi semuanya tentu aja kita percayakan sama Bang Ozan, sutradara kita gitu. Karena aku yakin banget pasti apa yang bagus di matanya Bang Ozan itu bagus buat kita semua," tambah aktris 37 tahun ini.

Naysilla menjelaskan bahwa selama proses produksi, Bang Ozan memberikan ruang bagi para aktor untuk berdiskusi mengenai kenyamanan dan kecocokan karakter. Namun, melihat hasil transformasi tersebut, ia merasa sangat percaya diri dengan visual yang dihasilkan.

Kapal Terbang sendiri merupakan film yang terinspirasi dari peristiwa nyata pembajakan pesawat Garuda Indonesia DC-9 ‘Woyla’. Peristiwa ini terjadi pada Maret 1981 dan dikenang sebagai operasi pembebasan sandera yang menegangkan oleh pasukan khusus Indonesia (saat itu Kopassandha) di Bangkok, Thailand.

Eksekutif Produser, George Santos, menegaskan tujuan utama film ini bukanlah untuk mengorek luka lama, melainkan untuk mengambil pelajaran berharga dari sejarah.

"Hari ini kita membuka kembali peristiwa Woyla 1981, bukan bermaksud untuk membuka luka lama. Peristiwa Woyla 1981 mengajarkan kita artinya keberanian, artinya pengorbanan, artinya mengikhlaskan kehilangan. Film ini telah menjadi bentuk dari tanggung jawab moril kami," kata George Santos.

 

Film Kapal Terbang sendiri saat ini masih menjalani proses syuting dan dijadwalkan tayang di tahun ini. Selain Naysila Mirdad, sederet aktor yang membintangi Kapal Terbang yaitu Oka Antara, Jeremy Thomas, hingga Tengku Rifnu Wikana. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Teddy: Anggaran Pendidikan untuk MBG Sudah Disepakati Banggar DPR, Ketuanya PDIP
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Akhirnya Wanita Viral Tak Bayar Makan Diamankan Usai Meresahkan Warga
• 17 jam laludetik.com
thumb
Apa Itu Omah Dongeng Marwah? Sekolah Alternatif Besutan Aktivis 98 Tempat Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM Tumbuh
• 10 jam laludisway.id
thumb
Maruarar Dorong Penanganan Kawasan Kumuh Berkelanjutan di Sulut dan Papua Selatan
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Trem Kecepatan Tinggi Tabrak Bangunan di Milan, 1 Orang Tewas-20 Terluka
• 21 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.