PERTUMBUHAN ekonomi kreatif di Jawa Timur diyakini dapat berjalan lebih maksimal. Hal ini disampaikan Ketua DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jatim, Rian Septrianto Maulana.
"Kami optimistis pertumbuhan ekonomi kreatif di Jawa Timur akan berjalan lebih maksimal pada beberapa periode mendatang. Ini termasuk komitmen untuk menuntaskan pembentukan kepengurusan di seluruh 38 kabupaten/kota di Jawa Timur," ujar Cak Rian, sapaan akrabnya, dalam keterangan resmi, Sabtu (28/2).
Itu disampaikannya usai Musyawarah Wilayah (Muswil) di Surabaya, pekan lalu, menghasilkan usulan calon Ketua DPW Gekrafs Jawa Timur untuk periode 2026-2029. Seluruh DPC yang hadir secara bulat mengusulkan kembali nama Rian Septrianto Maulana untuk melanjutkan kepemimpinan pada periode berikutnya.
Usulan tersebut selanjutnya akan dibawa ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gekrafs untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme organisasi. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam rangka optimalisasi peran organisasi untuk memperkuat dan mengakselerasi pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di wilayah Jawa Timur.
Dalam laporan pertanggungjawaban kepengurusan DPW periode 2021-2025, Rian menyampaikan bahwa masa baktinya menyelesaikan berbagai program prioritas yang berorientasi pada percepatan pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Jawa Timur. Salah satu capaian strategis dalam periode tersebut ialah terbentuknya kepengurusan DPC di 25 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Meskipun belum mencakup seluruh wilayah administratif, capaian tersebut menjadikan Gekrafs Jawa Timur sebagai wilayah dengan jumlah DPC terbanyak secara nasional hingga saat ini. Rian menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh DPC di Jawa Timur.
Menurutnya, dukungan tersebut mencerminkan semangat kolektif dalam memaksimalkan potensi ekonomi kreatif di daerah. "Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat gerakan ekonomi kreatif di Jawa Timur." (I-2)




