Dalam rangka kegiatan Titik Reses BPJS Kesehatan Tahun 2026, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan pentingnya penguatan semangat gotong royong dalam sistem jaminan kesehatan nasional. Khususnya bagi pelaku UMKM.
Dalam sambutannya, Ibas menyampaikan Ramadan adalah bulan yang mengajarkan nilai iman, kepedulian, dan gotong royong. Menurut Ibas, nilai-nilai tersebut tercermin nyata dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.
"BPJS adalah wujud nyata gotong royong bangsa. Yang sehat membantu yang sakit, yang kuat menopang yang lemah," ujar Ibas, dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).
Saat ini, lebih dari 260 juta rakyat Indonesia telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, menjadikannya salah satu sistem jaminan kesehatan terbesar di dunia.
Meski demikian, tantangan masih dihadapi, terutama dalam hal kesadaran membayar iuran tepat waktu, pemahaman manfaat program, serta perlindungan bagi pekerja sektor informal. Dalam kesempatan tersebut, perhatian khusus diberikan kepada pelaku UMKM, khususnya UMKM kue Lebaran yang menjadi penggerak ekonomi rakyat.
Mereka dinilai berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja, menjaga tradisi, dan menggerakkan roda perekonomian nasional. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum terlindungi jaminan kesehatan secara optimal.
"UMKM adalah lilin-lilin kecil yang menerangi Indonesia. BPJS adalah pelindung nyalanya," tegas Ibas.
Ibas menekankan solusi ke depan terletak pada sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, BPJS, komunitas, dan pelaku usaha. Sosialisasi perlu diperkuat, proses pendaftaran harus dipermudah, serta kesadaran kolektif untuk disiplin membayar iuran harus terus dibangun.
Menurutnya, kesehatan bukanlah beban, melainkan investasi. Dalam semangat Ramadan yang mengajarkan kesabaran, kepedulian, dan persaudaraan, ia mengajak semua pihak memastikan tidak ada pelaku UMKM yang takut berobat dan tidak ada keluarga yang jatuh miskin karena sakit.
Ibas juga menegaskan bahwa semangat gotong royong tersebut selaras dengan nilai-nilai kebangsaan dalam Empat Pilar MPR RI yang menekankan pentingnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Menutup sambutannya, Ibas menyampaikan optimisme bahwa dengan gotong royong, Indonesia akan semakin sehat, UMKM semakin kuat, dan rakyat semakin sejahtera.
"Ramadan religi, menguatkan negeri. Sehat, aman, berdaya," kata Ibas.
(anl/ega)





