Benarkah Kurang Tidur Saat Puasa Bikin Kulit Cepat Keriput? Begini Penjelasan Dokter Tirta

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Siapa nih yang hobi scroll media sosial sampai larut malam atau sering begadang karena dikejar deadline? Apalagi di bulan Ramadan ini, tak jarang kita justru sengaja begadang hingga waktu makan sahur tiba.

Mulai sekarang, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut. Siapa sangka, kebiasaan kurang tidur ternyata diam-diam merampok masa mudamu dan memicu penuaan dini pada kulit wajah.

Bukan mitos belaka, bahaya kurang tidur terhadap kesehatan kulit ini dibongkar langsung oleh dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Tirta Mandira Hudhi atau yang akrab disapa dr. Tirta.

Menurut dr. Tirta, proses penuaan kulit sejatinya dipengaruhi oleh banyak faktor. Mulai dari kurangnya asupan vitamin B3 (Niacinamide), kurangnya asupan protein yang membuat kulit gagal beregenerasi, paparan zat karsinogenik, hingga pemicu utamanya, kurang tidur.

Lantas, mengapa kurang tidur bisa bikin kulit cepat keriput dan kusam? dr. Tirta menjelaskan bahwa tidur adalah momen krusial bagi tubuh untuk melakukan recovery atau pemulihan secara total.

"Saat tidur, tubuh kita tuh me-recovery ya, nggak hanya kulit, mata, rambut, full recovery kita saat tidur. Otak kita beristirahat dan tubuh diberikan jeda untuk melakukan reparasi," kata dr. Tirta dikutip Grid.ID dari tayangan YouTube Tirta PengPengPeng, Sabtu (28/2/2026).

Artinya, saat memangkas jam tidur, kamu juga merampas waktu tubuh untuk memperbaiki sel-sel kulit yang rusak. Akibatnya, repair kulit menjadi tidak maksimal.

Namun, dr. Tirta menekankan bahwa efek keriput atau penuaan itu tidak terjadi dalam semalam. Dampak instan yang paling merusak dari begadang adalah kondisi over exhausted alias kelelahan ekstrem.

"Jadi kalau kalian melakukan begadang ini terus-terusan, tidak langsung akan terlihat tua. Yang akan kelihatan impact-nya adalah over exhausted. Kondisi fisik kalian tidak akan pernah terasa segar, lemes, ngantukan terus. Itu tanda tidur kalian nggak berkualitas," jelasnya.

Oleh karena itu, sebaiknya atur waktu untuk tidur cukup 7-8 jam sehari. Sebab waktu tidur juga merupakan momen di mana sirkulasi darah ke kulit meningkat.

Itulah juga mengapa kurang tidur membuat wajah terlihat pucat, kusam, dan memicu munculnya "mata panda" atau kantung mata yang gelap.(*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Teknik Lingkungan ITY Gandeng Environesia dalam Kemitraan Strategis Green Ecosystem Indonesia
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
KTP Sidoarjo Pengemudi Calya Lawan Arah di Gunung Sahari Ternyata Palsu
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Wali Kota Muslim New York Tiba-Tiba Bertemu Trump, Ada Apa?
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Harga Emas Pegadaian Pagi Ini Melemah, UBS Turun Rp3.000 per Gram
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Program Pelatihan Vokasi Nasional Disiapkan Pemerintah untuk 20 Ribu Lulusan SMA dan SMK Mulai April 2026
• 14 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.