Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan ke Timur Tengah Akibat Konflik Iran-Israel-AS

suarasurabaya.net
8 jam lalu
Cover Berita

Sejumlah maskapai penerbangan internasional besar telah mengalihkan atau membatalkan penerbangan ke wilayah Timur Tengah menyusul eskalasi konflik di kawasan tersebut pada Sabtu (28/2/2026)

Langkah ini dilakukan demi keselamatan penumpang dan kru, sambil meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Virgin Atlantic mengumumkan pembatalan layanan VS400 dari London Heathrow menuju Dubai. Maskapai ini juga memperingatkan bahwa penerbangan ke Maladewa, India, dan Arab Saudi kemungkinan mengalami durasi lebih panjang karena pengalihan rute.

Dilansir dari Deutsche Welle (DW), British Airways telah membatalkan penerbangan ke Tel Aviv dan Bahrain hingga Rabu, serta membatalkan penerbangan ke Amman pada hari ini.

Salah satu penerbangan, BA123 dari Heathrow ke Doha, yang awalnya berangkat tepat waktu pukul 20.00, diperintahkan untuk kembali setelah menempuh sepertiga perjalanan. Akibatnya, lebih dari 200 penumpang kembali mendarat di London beberapa jam kemudian.

Wizz Air menangguhkan semua penerbangan ke dan dari Israel, Dubai, Abu Dhabi, dan Amman hingga Sabtu depan. Selain itu, penerbangan ke dan dari Arab Saudi dibatalkan hingga Selasa.

Emirates juga menangguhkan sementara operasinya ke wilayah tersebut. Maskapai lain, termasuk Lufthansa, Air India, dan Turkish Airlines, telah mengumumkan pembatalan penerbangan ke kawasan Timur Tengah. (saf/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PSSI Puji Dampak FIFA untuk Sepak Bola Indonesia
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Kolaborasi Pengawasan, Ombudsman dan Polda NTT Tingkatkan Kualitas Layanan Publik
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Saat Siswa SLB di Bekasi Jual Takjil dengan Bahasa Isyarat, Senyum Merekah Sambut Pembeli
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Tanaman Ini Tumbuh Liar di Hutan RI, Ternyata Bisa Jadi BBM
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Foto: Jalur Alternatif Ungaran-Mranggen Lumpuh Akibat Longsor
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.