Meski Gelap dan Curam, Terowongan Sapi Cikarang Jadi Andalan Warga Hindari Macet

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Di sisi bawah Jalan Tol Jakarta–Cikampek, tepatnya di Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, terdapat sebuah lorong tanah yang oleh warga sekitar dijuluki “Terowongan Sapi”.

Meski jauh dari standar kelayakan jalan umum, jalur ini justru menjadi andalan pengendara roda dua untuk memangkas waktu tempuh saat kemacetan melanda kawasan Tegal Danas.

Terowongan tersebut menghubungkan Jalan Inspeksi Kalimalang dengan kawasan Deltamas hingga Desa Sukamahi.

Akses ini kerap dipilih pengendara yang hendak menuju Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, AEON Mall, hingga kawasan industri Greenland International Industrial Center (GIIC).

Baca juga: Cerita Pedagang Mie Ayam Bekasi Tertipu Endorse Rp 1 Juta, Usaha Sempat Tutup 3 Bulan

Kondisi Minim Penerangan dan Berbatu

KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA Sejumlah pengendara sepeda motor melintas bersamaan dengan kawanan sapi di Terowongan Sapi, Desa Pasirtanjung, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (28/2/2026).
Pantauan di lokasi, kondisi terowongan masih berupa tanah merah berbukit dengan taburan kerikil tajam. Permukaannya tidak rata dan hanya cukup untuk dua sepeda motor beriringan.

Di bagian menanjak, kemiringan terasa cukup curam. Saat hujan turun, tanah berubah menjadi licin dan berlumpur sehingga meningkatkan risiko tergelincir.

Di dalam lorong, pencahayaan sangat minim. Cahaya hanya masuk dari kedua ujung terowongan, menyisakan bagian tengah yang gelap dan lembap.

Dinding beton tampak kusam dengan bekas aliran air dan coretan grafiti.

Menjelang sore, suasana semakin ramai. Sejumlah penggembala melintas sambil menggiring sapi dan kambing dari lahan berbukit di sisi terowongan.

Baca juga: 5 Warga Bekasi Mengaku Jadi Korban Dugaan Penipuan Endorse Influencer Pandu Bone

Hemat Waktu Hingga Setengah Jam

KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA Sejumlah pengendara sepeda motor melintas bersamaan dengan kawanan sapi di Terowongan Sapi, Desa Pasirtanjung, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (28/2/2026).
Sunata (40), pedagang bakso keliling, mengaku hampir setiap hari melintasi jalur tersebut dengan sepeda motor yang menarik gerobak dagangannya.

“Lebih enak jalan sini, cepat sampainya. Kalau mau ke Mall Aeon paling 5 menit, kalau ke Pemda ya paling 20 menit,” ujar Sunata saat ditemui di lokasi, Sabtu (27/2/2026).

Menurutnya, jika harus memutar lewat Tegal Danas, waktu tempuh bisa membengkak hingga hampir satu jam saat macet.

“Kalau muter itu hampir satu jam kalau macet. Makanya mending lewat sini walau ngeri dikit,” katanya.

Sebagai warga lokal, ia mengaku sudah terbiasa melintas bahkan pada malam hari.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Karena udah biasa kali ya, jadi kalau malampun juga lewat sini aja. Kecuali hujan, becek dan licin, jadi terpaksa muter ke depan,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LPS Dorong Investor Saham dan Kripto Waspada: Penipu dan Hacker Mengintai di Indonesia
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Momen Wapres hingga Menteri Beri Angpao ke Barongsai di Perayaan Imlek 2026
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Bek FC Den Bosch Damian van Dijk Ungkap Komunikasi dengan PSSI Mandek Meski Sudah Penuhi Syarat
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Menlu Iran: Tentara Kami Sudah Siap, Kami Akan Beri Israel-AS Pelajaran
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.