Jakarta, tvOnenews.com - Pecco Bagnaia dikabarkan sudah mencapai kesepakatan secara verbal dengan tim Aprilia untuk MotoGP 2027.
Rumor ini memunculkan spekulasi lain terkait siapa tandem baru Marc Marquez di tim pabrikan Ducati.
- Ducati Corse
Sejumlah nama pun bermuncula. Namun, Pedro Acosta digadang-gadang menjadi sosok paling kuat untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Bagnaia musim depan.
Sebelumnya, Francesco Bagnaia sendiri mengatakan dirinya akan mengumumkan kelanjutan kariernya sebelum balapan perdana MotoGP 2027.
Masa depan Bagnaia di Ducati Lenovo Team memang berada di persimpangan.
Ducati disebut sangat agresif memburu Pedro Acosta, sehingga posisi Bagnaia terancam. Situasi ini membuat pembalap Italia berusia 29 tahun tersebut mulai membuka opsi lain.
Awalnya, Bagnaia dikabarkan menolak pendekatan Aprilia dan lebih tertarik merapat ke Monster Energy Yamaha MotoGP.
Namun, menjelang tes pramusim Thailand pada 21–22 Februari 2026, Aprilia disebut datang dengan proposal baru yang lebih menggiurkan.
Hasilnya? Menurut laporan media Italia, Bagnaia akhirnya luluh. Salah satu media setempat menyebut kontrak yang disepakati berdurasi tiga musim.
"Aprilia tampaknya mengungguli Yamaha, berhasil merebut juara dunia tiga kali tersebut. Pecco akan mendapat keuntungan dari kontrak tiga tahun yang akan mengikatnya dengan (pabrikan) Noale hingga 2029," tulis Motosprint.
"Dua kali juara dunia MotoGP itu akan menandatangani kontrak empat tahun, sebuah hal yang jarang terjadi di kejuaraan dunia MotoGP (di mana kesepakatan biasanya untuk dua tahun)."
Durasi tiga hingga empat musim jelas tak biasa. Umumnya, kontrak pembalap MotoGP berdurasi dua tahun, atau model satu musim dan ‘1+1’.
Kesepakatan lebih dari dua musim termasuk langka dalam satu dekade terakhir.
Beberapa contoh pengecualian antara lain Jack Miller yang dikontrak Honda untuk 2015–2017, Brad Binder bersama KTM pada 2022–2024, serta Marc Marquez yang sempat meneken kontrak empat tahun dengan Honda untuk periode 2021–2024.
Namun, kontrak panjang Marquez dan Honda bahkan berakhir lebih cepat pada akhir 2023, ketika ia memutuskan pindah ke Ducati melalui Gresini Racing MotoGP pada 2024.
Jika laporan media Italia benar, langkah Bagnaia akan menjadi salah satu kesepakatan paling berani dalam bursa pembalap MotoGP modern.




