Menlu Iran: Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memastikan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selamat dari upaya serangan pembunuhan dari Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2/2026). Hal itu dikonfirmasi Araghchi dalam wawancara dengan televisi NBC News.

"Sejauh yang saya tahu, ya mereka (Ayatollah dan presiden) masih hidup, dan kepala Kehakiman juga, kepala Parlemen juga, semua pejabat tinggi masih hidup. Juga Sekretaris Dewan Keamanan Nasional, jadi semua sekarang ada di posisinya. Kami menangani situasi ini dan semuanya baik-baik saja," kata Araghchi.

Baca Juga
  • Malaysia Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Indonesia Minta Semua Pihak Tahan Diri
  • BREAKING NEWS: Ledakan Terdengar di Bahrain, Qatar Tutup Ruang Udaranya
  • AS Gabung Israel Serang Iran, Kedubes Amerika di Qatar Perintahkan Personel untuk Berlindung

Israel dan AS pada Sabtu (28/2/2026) melancarkan serangan ke Iran termasuk di kawasan tempat para petinggi Iran tinggal. Berdasarkan foto citra satelit yang beredar di media sosial, kompleks tempat Ayatollah Ali Khamenei terlihat porak-poranda usai dibombardir rudal Israel dan AS.

Sekitar dua jam setelah serangan Israel dan AS, Iran melancarkan serangan balasan. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa mereka meluncurkan serangkaian rudal balistik dan drone menargetkan tidak hanya Israel tapi juga pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dalam sebuah pernyataan dikutip INA, Sabtu, IRGC mengatakan, "Sebagai response atas agresi kriminal dari musuh terhadap Republik Islam Iran, gelombang pertama dari serangan skala besar rudal dan drone oleh Republik Islam Iran telah diluncurkan ke wilayah pendudukan."

Dalam pernyataan lainnya, IRGC juga mengumumkan dimulainya Operation True Promise 4 sebagai respons atas agresi AS-Israel, IRGC mengonfirmasi membom markas Angkatan Laut Kelimat AS di Bahrain dan pangkalan AS lainnya di Qatar dan Uni Emirat Arab.

"Serangan rudal dan drone dari Angkatan Bersenjata Iran akan berlanjut, dan informasi selanjutnya akan diumumkan. Dan kemenangan hanya dari Allah SWT," demikian keterangan IRGC.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Sebut Tersangka Suap Bea Cukai Simpan Uang di Mobil Operasional yang Dibeli dari Hasil Korupsi
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Viral Aksi Pembusuran di Pallangga Terungkap, Dua Remaja Diamankan Polres Gowa
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Rute Penerbangan di Timur Tengah Banyak Dialihkan Imbas Serangan AS-Israel ke Iran
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ledakan Terdengar di Palm Jumeirah Dubai, 4 Orang Terluka
• 2 jam laludetik.com
thumb
Izin Usaha Lapangan Padel Pulomas Dinyatakan Tidak Sah, Gubernur Jakarta: Tidak Boleh di Perumahan
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.