Kemlu RI Imbau WNI di Iran Waspada Usai Serangan Udara di Sejumlah Kota

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia terus mencermati situasi keamanan di Iran menyusul terjadinya serangan bersenjata melalui udara di beberapa kota pada Sabtu.

Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan bahwa KBRI Tehran telah memastikan adanya serangan tersebut sekitar pukul 09.45 waktu setempat.

“KBRI Tehran telah memastikan terjadi serangan bersenjata melalui udara di beberapa kota sekitar pukul 09.45 waktu setempat,” ungkapnya dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Kemlu RI mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia yang berada di Iran agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan.

WNI juga diminta mengikuti aturan yang berlaku di wilayah setempat serta menjaga komunikasi secara aktif dengan KBRI Tehran.

KBRI Tehran memfokuskan komunikasi intensif dengan para WNI guna memastikan kondisi dan keselamatan mereka tetap terpantau.

Perwakilan RI tersebut telah menerbitkan edaran terbaru yang memuat saran serta langkah konkret yang dapat ditempuh WNI untuk menjaga keselamatan di tengah situasi yang berkembang.

“Kita akan terus melakukan penilaian menyeluruh terhadap situasi keamanan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan WNI,” tegas Yvonne.

Dalam kondisi darurat, WNI di Iran dapat menghubungi hotline KBRI Tehran melalui nomor +98 9914668845 atau +98 902 466 8889.

WNI juga dapat menghubungi Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri melalui nomor +62 812-9007-0027 untuk mendapatkan bantuan.

Serangan Disebut Dilancarkan Israel dan Amerika Serikat

Sejumlah media pada Sabtu 28 Februari melaporkan bahwa Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran.

Serangan tersebut disebut sebagai serangan kedua yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah serangan pertama ke Iran pada Juni 2025.

Trump menyatakan bahwa pasukan Amerika Serikat meluncurkan operasi militer berskala besar di Iran untuk melindungi rakyat Amerika Serikat.

Ia menyebut operasi tersebut dilakukan untuk meniadakan ancaman yang menurutnya berasal dari dugaan pengembangan senjata nuklir oleh Iran.

Perundingan Nuklir dan Kesepakatan Pengurangan Uranium

Amerika Serikat dan Iran sebelumnya telah menjalani tiga putaran perundingan tidak langsung terkait program nuklir Iran yang dimediasi oleh Oman.

Putaran pertama dan kedua perundingan dilaksanakan pada awal bulan di Muscat dan Jenewa dengan fokus pada pembatasan tingkat pengayaan serta persediaan uranium Iran.

Sebagai imbalannya, Iran diharapkan memperoleh pencabutan sanksi.

Putaran ketiga perundingan berlangsung pada Kamis 26 Februari di Jenewa.

Pada Jumat 27 Februari, Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr Al-Busaidi menyatakan bahwa perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran menyepakati kebijakan tanpa penimbunan uranium yang diperkaya.

Kesepakatan tersebut mencakup pengurangan stok uranium ke tingkat terendah serta konversi menjadi bahan bakar permanen di bawah verifikasi penuh Badan Energi Atom Internasional atau IAEA.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jawab Gubernur Kaltim soal Mobil Dinas Rp8,5 Miliar: Masa Kepala Daerah Pakai Mobil Ala Kadarnya
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Ledakan Terdengar di Palm Jumeirah Dubai, 4 Orang Terluka
• 26 menit laludetik.com
thumb
Ketua Komisi X DPR RI Kecam Dugaan Kekerasan Atlet Panjat Tebing
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Detik-detik Mengerikan SD Putri di Iran Dihantam Rudal Israel, Korban Tewas Capai 57 Orang
• 6 menit lalutvonenews.com
thumb
Pernikahan Virgoun dan Lindi Fitriyana Disebut Terlalu Mendadak, Demi Tanggal Cantik?
• 8 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.