Kabupaten Bogor (ANTARA) - Polres Bogor mempercepat pembangunan 13 unit Rumah ASRI di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor agar warga penerima manfaat dapat menempati hunian layak dan merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan lebih nyaman.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, meninjau langsung progres pembangunan di tiga titik lokasi, yakni Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, serta Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup, Sabtu.
Peninjauan untuk memastikan program berjalan sesuai target sekaligus mengawal pelaksanaan inovasi Rumah ASRI yang digagas Kapolda Jawa Barat sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional peningkatan kualitas hunian masyarakat.
“Kami hadir di sini untuk mengawal langsung Program Rumah ASRI agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata dia, di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memastikan rumah yang dibangun memenuhi standar hunian sehat, aman, dan memiliki tata ruang yang lebih layak bagi keluarga penerima.
Menurut dia, percepatan pembangunan dilakukan bertepatan dengan momentum Ramadhan sehingga diharapkan warga dapat merayakan Idul Fitri di rumah yang lebih baik dan bermartabat.
Dalam kunjungan itu, Kapolres bersama ketua Bhayangkari Cabang Bogor juga menyempatkan diri menyapa serta memberikan santunan kepada sejumlah penerima manfaat, di antaranya warga di Kemang dan Citeureup.
Pendekatan humanis tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari arahan agar kegiatan kepolisian tidak hanya berorientasi pada tugas struktural, tetapi juga menghadirkan empati dan kepedulian sosial kepada masyarakat.
Polres Bogor saat ini menargetkan seluruh pembangunan 13 unit Rumah ASRI dapat rampung sesuai jadwal sehingga keluarga penerima segera menempati rumah baru sebelum perayaan Lebaran.
Program Rumah ASRI diharapkan menjadi bentuk sinergi antara kebijakan pemerintah dan inovasi di tingkat daerah dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, khususnya bagi warga yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, meninjau langsung progres pembangunan di tiga titik lokasi, yakni Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, serta Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup, Sabtu.
Peninjauan untuk memastikan program berjalan sesuai target sekaligus mengawal pelaksanaan inovasi Rumah ASRI yang digagas Kapolda Jawa Barat sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional peningkatan kualitas hunian masyarakat.
“Kami hadir di sini untuk mengawal langsung Program Rumah ASRI agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata dia, di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memastikan rumah yang dibangun memenuhi standar hunian sehat, aman, dan memiliki tata ruang yang lebih layak bagi keluarga penerima.
Menurut dia, percepatan pembangunan dilakukan bertepatan dengan momentum Ramadhan sehingga diharapkan warga dapat merayakan Idul Fitri di rumah yang lebih baik dan bermartabat.
Dalam kunjungan itu, Kapolres bersama ketua Bhayangkari Cabang Bogor juga menyempatkan diri menyapa serta memberikan santunan kepada sejumlah penerima manfaat, di antaranya warga di Kemang dan Citeureup.
Pendekatan humanis tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari arahan agar kegiatan kepolisian tidak hanya berorientasi pada tugas struktural, tetapi juga menghadirkan empati dan kepedulian sosial kepada masyarakat.
Polres Bogor saat ini menargetkan seluruh pembangunan 13 unit Rumah ASRI dapat rampung sesuai jadwal sehingga keluarga penerima segera menempati rumah baru sebelum perayaan Lebaran.
Program Rumah ASRI diharapkan menjadi bentuk sinergi antara kebijakan pemerintah dan inovasi di tingkat daerah dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, khususnya bagi warga yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni.





