PBB Adakan Sidang Darurat, Guterres Desak Hentikan Eskalasi di Timur Tengah

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Teheran

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam eskalasi militer terbaru di Timur Tengah dan menyerukan penghentian segera permusuhan.

Pernyataan itu disampaikan menyusul operasi serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah sasaran di Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan ke pangkalan militer AS di kawasan serta wilayah Israel.

Guterres menyebut penggunaan kekuatan militer oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta aksi balasan Iran, sebagai tindakan yang merusak perdamaian dan keamanan internasional.

“Saya mengecam eskalasi militer hari ini di Timur Tengah. Penggunaan kekuatan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta aksi balasan Iran di kawasan, merusak perdamaian dan keamanan internasional,” ujar Guterres dalam pernyataan resmi yang dikutip tvrinews.com melalui akun X-nya, Sabtu, 28 Februari 2026.

Ia menegaskan seluruh negara anggota wajib mematuhi hukum internasional, termasuk Piagam PBB, yang secara tegas melarang ancaman atau penggunaan kekuatan terhadap integritas teritorial maupun kemerdekaan politik suatu negara.

“Saya menyerukan penghentian segera permusuhan dan de-eskalasi. Kegagalan untuk melakukannya berisiko memicu konflik regional yang lebih luas dengan konsekuensi serius bagi warga sipil dan stabilitas kawasan,” kata Guterres.

Ia juga mendorong seluruh pihak untuk segera kembali ke meja perundingan, seraya menekankan bahwa tidak ada alternatif yang layak selain penyelesaian damai sengketa internasional sesuai hukum internasional dan Piagam PBB.

Menyusul perkembangan tersebut, United Nations Security Council dijadwalkan menggelar sidang darurat di Markas Besar PBB, New York, Sabtu pukul 21.00 waktu Inggris. Pertemuan itu diminta oleh Bahrain, Kolombia, China, Rusia, dan Prancis.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi operasi tempur utama terhadap Iran sedang berlangsung. 

Langkah tersebut memicu respons keras dari Teheran yang mengecam serangan sebagai pelanggaran kedaulatan dan berjanji memberikan balasan tegas.

Situasi di kawasan hingga kini masih tegang, dengan kekhawatiran meningkatnya risiko konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
• 12 jam lalusuara.com
thumb
Balas Serangan Israel, Iran Luncurkan Rudal dan Drone
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Pesan di Balik Hilangnya Turis Ukraina dan Jasad Termutilasi di Bali
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Berguru ke Jawa Timur, Gubernur Sherly Tjoanda Sebut Khofifah Mentor Transformasi Digital
• 13 jam lalumatamata.com
thumb
Spike Keras Farhan Halim Makan Korban, Bintang Timnas Voli Indonesia Bikin Mata Pemain Jepang Bonyok
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.