BHS Serahkan Hand Traktor untuk Petani Desa Gemurung, Sidoarjo

tvrinews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Kristiono

TVRINews, Sidoarjo

Aspirasi petani di Desa Gemurung dan Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, akhirnya terwujud. Di mana, batuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa hand tractor rotary disalurkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan masyarakat yang difasilitasi Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono atau BHS.

BHS menjelaskan, bantuan itu berawal dari aspirasi para petani di wilayah Gedangan yang menginginkan modernisasi alat pertanian guna meningkatkan produktivitas.

“Ini kebetulan ada permintaan atau aspirasi dari masyarakat petani di Desa Gemurung, Gedangan, yang menginginkan modernisasi alat berupa traktor. Aspirasi ini langsung saya salurkan ke CSR, dan alhamdulillah disetujui serta bisa direalisasikan untuk kelompok tani di dua desa, yakni Gemurung dan Sawotratap,” ujar BHS, Sabtu 28 Februari 2026.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak terkait yang telah merealisasikan bantuan tersebut. Menurutnya, dukungan alat pertanian modern sangat penting untuk mendorong efisiensi kerja petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sudah merealisasikan ini. Selamat juga kepada kelompok tani penerima. Harapannya, produktivitas pertanian semakin meningkat dan membawa dampak pada swasembada pangan, baik di Sidoarjo maupun secara nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Gedangan, Asmara Hadi, turut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menilai kehadiran hand tractor rotary akan berdampak langsung terhadap peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan warga.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang difasilitasi Bapak Bambang Haryo Soekartono. Dengan hand tractor rotary ini, harapannya produksi pangan meningkat dan pada akhirnya turut mendongkrak perekonomian masyarakat di kedua desa tersebut,” kata Asmara Hadi.

Bantuan alsintan ini diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, menekan biaya produksi, serta memperkuat peran kelompok tani (Kapoktan) dalam mendukung program ketahanan dan kemandirian pangan di Kabupaten Sidoarjo.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Batasi Konsumsi Frozen Food Kemasan, Waspada Risiko Hipertensi dan Diabetes
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Bersyukur Setiap Hari
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
PKS Setuju PDIP: Komunitas dan Masyarakat Saja yang Urus SPPG, Jangan Parpol
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Resep Masakan Kentang Balado untuk Menu Sahur, Praktis dan Mengenyangkan!
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
PMI Surabaya Target 300 Kantong Darah Selama JConnect Ramadan Vaganza 2026
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.