REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN- Fars News Agency, mengutip sumber-sumber yang dekat dengan kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, melaporkan bawa putri Pemimpin Tertinggi Iran, menantu laki-lakinya, cucunya, dan istri anaknya gugur dalam serangan.
Namun Fars juga membantah kabar kematian Pemimpin Tertinggi Iran.
Baca Juga
Pejuang Hamas Serukan Solidaritas Iran, Minta Arab dan Islam Bersatu Lawan Agresi Zionis-AS
Tel Aviv Terbakar! Simak Video-Video Kobaran Api dan Gedung-Gedung Hancur Dampak Rudal Iran
Rudal Canggih Iran Berkecepatan Tinggi Kejutkan Dunia, Mampu Berputar-putar Memburu Target
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pada Ahad bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur dalam serangan yang menargetkan Iran pada hari Sabtu, tanpa ada komentar resmi dari Iran hingga saat ini.
Trump mengatakan, kematian Khamenei tidak hanya adil bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua orang Amerika yang hebat.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
“Pemimpin Tertinggi Iran tidak dapat lolos dari badan intelijen Amerika dan sistem pelacakan yang sangat canggih,” kata dia, dikutip dari Aljazeera, Ahad (1/3/2026).
Dia melanjutkan Khamenei dan para pemimpin yang gugur bersamanya tidak dapat melakukan apa pun, dan menganggap bahwa ini adalah kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali tanah air mereka.
Dia mengatakan, mengenai kelanjutan operasi militer terhadap Iran, Trump mengatakan pemboman intensif dan akurat akan terus berlanjut tanpa henti sepanjang pekan atau selama diperlukan.