TEHERAN, DISWAY.ID -- Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan telah tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Melansir laporan CNN pada Ahad, 1 Maret 2026, kabar itu terkonfirmasi oleh media pemerintah Iran yang sebelumnya menyangkal kematian Ali Khamenei.
"Ayatollah Ali Khamenei telah tewas setelah serangan besar-besaran AS-Israel terhadap negara tersebut," demikian bunyi laporan CNN.
BACA JUGA:Profil dan Rekam Jejak Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran Tewas dalam Serangan AS-Israel
Presiden Donald Trump dan PM Benjamin Netanyahu sebelumnya lebih dulu sesumbar bahwa Ali Khamenei tewas dalam serangan mendadak yang terpusat di Teheran.
Trump sendiri telah menyatakan bahwa serangan AS dan Israel kali ini jauh lebih besar dari yang pernah ada.
Setelah mengumbar kematian Ali Khamenei, Trump secara tegas menyampaikan kepada warga sipil Iran untuk merebut kedudukan pemerintahan.
Namun jika angkatan bersenjata Iran kembali melakukan perlawanan, Trump pun menyebut bahwa itu akan menyebabkan gelombang serangan selanjutnya.
BACA JUGA:Iran Darurat, Pantau Kabar Terbaru Kondisi 329 WNI yang Masih Terjebak
Seperti diketahui, setelah digempur jet tempur AS dan Israel, Iran memberi perlawanan tegas dengan menyerang pangkalan AS di beberapa negara teluk Arab.
Tak lama serangan barat, Iran melepaskan rudal kendali dan menghancurkan pangkalan AS di Bahrain.
CNN melansir bahwa serangan terhadap Iran akan berlanjut dengan pemboman hebat sepanjang pekan ini.
Poin pentingnya, menurut Trump, serangan ini dilancarkan bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Teheran saat ini.
BACA JUGA:Di tengah Perang AS-Israel vs Iran Bergejolak, Elon Musk Kegirangan Linimasa X Overload
Kendati begitu, serangan AS dan Israel --menurut sejumlah media lokal-- menyebabkan sebuah sekolah khusus wanita yang terletak di Iran selatan terkena dampak. Akibatnya 63 siswa dilaporkan tewas.
- 1
- 2
- »





