Medan, VIVA – Konflik rumah tangga antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi kembali memanas. Setelah isu pernikahan siri Insanul dengan Inara Rusli mencuat ke publik, kini Mawa resmi mengambil langkah hukum dengan mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Medan.
Langkah tersebut disebut-sebut sebagai puncak kekecewaan Mawa atas pernikahan siri yang dilakukan secara diam-diam. Keputusan menggugat cerai pun menjadi babak baru dalam polemik rumah tangga yang sejak awal sudah menghebohkan publik itu. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Mengetahui dirinya digugat, Insanul Fahmi tidak tinggal diam. Ia mengaku tidak menerima keputusan tersebut dan merasa ada campur tangan pihak luar yang memengaruhi sikap sang istri. Dalam pernyataannya kepada awak media, Insanul menuding adanya sosok-sosok yang disebutnya sebagai perusak rumah tangga.
"Orang-orang yang terlalu ikut campur, perusak rumah tanggaku yang menghasut-hasut, aku coba segera menindaklanjuti hal tersebut," kata Insanul dalam wawancara virtual, baru-baru ini.
Pernyataan itu mempertegas bahwa Insanul tidak hanya menghadapi proses perceraian, tetapi juga bersiap mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap memperkeruh keadaan. Ia menilai situasi rumah tangganya menjadi semakin rumit karena adanya dugaan provokasi dari luar.
Di sisi lain, kuasa hukum Insanul, Tommy Tri Yunanto, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam upaya menghasut. Meski belum membeberkan identitas secara terbuka, Tommy memastikan bahwa timnya sedang melakukan pendalaman sebelum mengambil tindakan hukum lebih lanjut.
"Beberapa orang ini lagi kita lihat seberapa jauh mereka melakukan suatu tindakan pidana. Kita masih ngecek, kalau dia masuk stasiun TV lagi, umbar-umbar lagi, kita lihat nanti," tutur Tommy.
Ucapan tersebut membuka kemungkinan adanya laporan resmi ke pihak kepolisian apabila ditemukan unsur pidana dalam dugaan campur tangan tersebut. Pihak Insanul tampak berhati-hati dengan terus memantau perkembangan situasi, terutama jika pihak-pihak yang dimaksud kembali memberikan pernyataan di media.
Sementara itu, gugatan cerai yang diajukan Mawa di Pengadilan Agama Medan menjadi fokus utama proses hukum yang akan berjalan. Publik kini menanti bagaimana kelanjutan perkara ini, apakah akan berujung pada mediasi atau benar-benar berakhir dengan perceraian resmi.





