Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tidak berada di Teheran dan telah diungsikan ke lokasi aman, Sabtu (28/2).
Pemindahan Khamenei ini dilakukan setelah Israel mengklaim melancarkan serangan pendahuluan ke Iran yang memicu sejumlah ledakan di ibu kota.
Informasi mengenai keberadaan Ali Khamenei disampaikan seorang pejabat Iran kepada Reuters. Pejabat tersebut memastikan bahwa Khamenei sudah tidak lagi berada di Teheran menyusul eskalasi keamanan.
“Pemimpin Tertinggi tidak berada di Teheran dan telah diungsikan ke lokasi yang aman,” kata pejabat tersebut.
Militer Israel menyebut serangan itu sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman dari Iran.
“Kami telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap target-target di Iran,” demikian pernyataan pihak Israel, dikutip Reuters.
Hingga kini, otoritas Iran belum merinci dampak serangan maupun kemungkinan korban akibat ledakan tersebut. Situasi di Teheran dilaporkan mencekam setelah suara ledakan terdengar di beberapa titik kota.
Eskalasi terbaru ini berpotensi memperluas konflik di kawasan, mengingat Iran dan Israel selama bertahun-tahun terlibat ketegangan yang kerap memanas melalui serangan terbatas maupun operasi tidak langsung di berbagai wilayah Timur Tengah.





