Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan serangan balasan ke pangkalan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah dan pangkalan udara Israel. Yordania mencegat rudal yang memasuki wilayahnya, saat sirene serangan udara di Israel berbunyi.
Dilansir Aljazeera, Minggu (1/3/2026) dilaporkan bahwa sistem pertahanan Yordania telah mencegat rudal yang memasuki wilayah udara di ibu kota negara itu, Amman. Yordania juga mencegat rudal yang memasuki daerah-daerah utara.
Hal ini terjadi saat sirene serangan udara terus berbunyi di dalam dan sekitar kota Tel Aviv di Israel.
Sebelumnya, IRGC mengumumkan pihaknya sedang melakukan gelombang serangan keenam sebagai balasan atas pemboman AS-Israel terhadap Iran. Ledakan dilaporkan terdengar di Dubai, Uni Emirat Arab, hingga Doha, Qatar.
Dilansir Al-Jazeera dan AFP, Minggu (1/3/2026), Iran mengumumkan telah melancarkan serangan rudal dan drone besar-besaran terhadap pangkalan militer Israel dan AS di kawasan Arab. IRGC mengklaim ada 27 pangkalan AS, serta pangkalan udara Tel Nof Israel, markas komando tentara Israel di HaKirya di Tel Aviv, dan kompleks industri pertahanan besar di kota yang sama yang diserang.
Pasukan Iran akan menerapkan langkah pembalasan yang berbeda dan keras, dengan tamparan berturut-turut yang disesalkan. Ledakan pun dilaporkan terdengar di berbagai lokasi usai Iran mengumumkan serangan itu.
(rdp/imk)





