Konflik Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Pantau Keselamatan 58.873 Jemaah Umrah Indonesia

liputan6.com
6 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membenarkan adanya eskalasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju Arab Saudi.

Berdasarkan laporan sementara, sejumlah maskapai melakukan perubahan rute maupun penundaan jadwal penerbangan sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika situasi regional yang terjadi.

Advertisement

"Kondisi tersebut turut berpengaruh terhadap jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah Indonesia, baik yang saat ini berada di Arab Saudi maupun yang masih berada di Tanah Air dan tengah menunggu jadwal keberangkatan," tulis Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Puji Raharjo, seperti dikutip dari situs resminya, Minggu (1/3/2026).

Puji mencatat, berdasarkan laporan melalui Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), tercatat sekitar 58.873 jemaah umrah Indonesia saat ini masih berada di Arab Saudi. 

"Pemerintah memastikan seluruh jemaah dalam kondisi terpantau melalui koordinasi intensif dengan perwakilan dan otoritas setempat," janji Puji.

Puji mengimbau kepada seluruh jemaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini.

"Kami juga meminta agar seluruh PPIU senantiasa menjalin komunikasi aktif dengan Kantor Urusan Haji (KUH), KJRI Jeddah, maupun KBRI Riyadh guna memastikan setiap perkembangan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat," saran Puji.

"Kemenhaj terus berkoordinasi dengan instansi terkait, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, untuk memastikan keamanan dan keselamatan jemaah umrah Indonesia tetap menjadi prioritas utama," imbuhnya.

Puji memastikan, komitmen pemerintah untuk memberikan pelindungan maksimal kepada seluruh jemaah dan memastikan setiap penyesuaian kebijakan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan jemaah. Kemenhaj juga mengimbau kepada keluarga jemaah di Tanah Air agar tetap tenang apabila anggota keluarganya sedang menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi.

"Pemerintah melalui Kemenhaj, perwakilan Republik Indonesia, serta otoritas terkait terus melakukan pemantauan dan koordinasi secara intensif untuk memastikan kondisi jemaah tetap aman dan terlayani dengan baik," ungkap dia. 

"Negara hadir memberikan pelindungan dan pendampingan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga keluarga tidak perlu terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumbernya," katanya menutup.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal dan Prediksi Pekan 24 BRI Super League: Sabar Jadi Kunci Keberhasilan
• 13 jam lalubola.com
thumb
DPR: Pengerahan TNI ke Gaza Jangan Memperkeruh Konflik
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Kematian El Mencho Picu Kekacauan, Ini Profil CJNG dan Kartel Sinaloa Penguasa Meksiko
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jumlah Korban Keracunan MBG SPPG Simpang Meningkat
• 6 jam lalurealita.co
thumb
OJK Sulselbar Gencarkan Edukasi dan Penguatan Layanan Konsumen
• 28 menit laluharianfajar
Berhasil disimpan.