Musisi senior Fariz RM telah bebas dari penjara atas kasus narkoba yang menjeratnya. Usai bebas, Fariz mengungkapkan sejumlah perubahan dalam hidupnya, salah satunya memilih tidak lagi menggunakan ponsel dan media sosial.
“Saya tidak lagi bersentuhan dengan publik, media sosial, bahkan handphone,” kata Fariz saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (28/2).
Menurut Fariz RM, ponsel membuat dirinya mudah terdistraksi dan memicu berbagai masalah. “Ribet. Aduh, saya mesti ngalamin hal yang enggak-enggak karena handphone. Enggak deh, ampun,” tuturnya.
Alasan Fariz RM Tak Ingin Gunakan Handphone Usai Bebas dari Penjara atas Kasus NarkobaPelantun lagu Sakura itu menuturkan keputusan tersebut muncul setelah ia tidak menggunakan ponsel selama menjalani masa tahanan.
“Setahun kemarin selama di ‘diklat’ saya enggak pegang handphone. Ternyata enak. Saya tanya keluarga boleh enggak kalau enggak pakai, katanya boleh,” ucap Fariz.
Menurut Fariz, melepas diri dari ponsel membuat hidupnya lebih tentram dan tenang. Ia juga memastikan urusan pekerjaan akan dikelola manajemen, sementara dirinya fokus menjalani hidup.
“Saya tetap main musik, tapi urusan profesional sudah diurus PT Difa Kreasi Gemilang milik anak dan keluarga saya. Secara publisitas, saya sudah berhenti. Saya ingin kembali jadi manusia normal, main musik, manggung asyik saja, enggak mikirin honor,” ungkap Fariz.
Fariz ditangkap untuk ketiga kalinya pada 18 Februari 2025 di Bandung dengan barang bukti sabu dan ganja. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 10 bulan penjara kepada Fariz pada 11 September 2025 atas kasus narkoba.
Fariz mendekam di Rumah Tahanan Salemba saat menjalani hukuman terkait kasus narkoba. Kuasa hukum Fariz, Deolipa Yumara, menuturkan bahwa kliennya bebas sejak 15 Februari 2026.





