Penulis: Intan Kw
TVRINews, Tehran
Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan tengah memulai gelombang baru serangan rudal dan drone yang ditujukan ke Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah.
"Gelombang keenam serangan rudal dan drone ke wilayah Israel dan pangkalan militer AS di kawasan ini telah dimulai," kata IRGC, dikutip dari Kantor Berita ISNA, Minggu, 1 Maret 2025.
IRGC menyebut serangan ditargetkan ke 27 titik, antara lain pangkalan udara Tel Nof di Israel Tengah, markas besar angkatan darat IsraelD dan sebuah kompleks industri militer di Tel Aviv.
Dalam pernyataannya, IRGC menegaskan akan melakukan serangan balasan secara bertahap.
"Angakatan Bersenjata Republik Iran tidak akan membiarkan sirene alarm di Israel dan pangkalan AS menjadi hening, dan kami akan melancarkan tahapan balas dendam yang keras melalui serangan yang bertahap," demikian pernyataan IRGC.
Sejumlah ledakan dilaporkan terdengar di berbagai lokasi setelah pengumuman tersebut. Salah satunya ledakan keras di dekat Bandara Erbil, yang menjadi lokasi pangkalan pasukan koalisi pimpinan AS di wilayah otonom Kurdistan Irak. Asap hitam terlihat membumbung dari area sekitar bandara.
Editor: Redaktur TVRINews




