Bank BRI mengucurkan pembiayaan tahap awal gentengisasi di Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat.
IDXChannel - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau Bank BRI mengucurkan pembiayaan tahap awal gentengisasi di Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi mengatakan, BRI akan memposisikan diri sebagai penengah yang menjamin kelancaran transaksi antara produsen dan pengembang.
"Jadi nanti kalau sudah ada kontrak di antara pengrajin dan pembeli atau usernya, BRI ada di tengah," ujar Hery saat konferensi pers di BRILiaN Club, Jakarta, Jumat (27/2/2026) malam.
Sebagai pilot project, BRI membidik sekitar 200 UMKM produsen genteng tanah liat di wilayah Jatiwangi. Meski nilai kucuran dana di awal terlihat moderat, Hery menegaskan, plafon pembiayaan ini sangat fleksibel tergantung kebutuhan produksi di lapangan.
"Mungkin belum terlalu besar. Berapapun kita bisa biayainya," kata Hery.
Dukungan untuk sektor perumahan ini didukung oleh alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang cukup besar. Sepanjang 2026, BRI dipercayakan mengelola alokasi sebesar Rp6,10 triliun.
Hanya dalam waktu kurang dari dua bulan, serapan dana tersebut menunjukkan tren yang sangat agresif seperti realisasi per 26 Februari 2026 Rp3,42 triliun dan jumlah debitur sebanyak 25.909 nasabah di seluruh Indonesia.
Program gentengisasi ini terintegrasi langsung dengan kebutuhan besar pada proyek rumah subsidi serta Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di wilayah Jawa Barat.
Dengan kucuran modal dari BRI, para pengrajin diharapkan mampu memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan pengembang sehingga rantai pasok material pembangunan tetap berbasis pada produk UMKM dalam negeri.
(DESI ANGRIANI)




