JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta merilis pembaruan terkait Bibit Siklon Tropis 90S pada 1 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.
Sistem ini mulai terdeteksi sejak 27 Februari 2026 pukul 19.00 WIB di wilayah pemantauan TCWC Jakarta dan saat ini berada di sekitar Samudra Hindia barat daya Lampung.
BMKG menyampaikan bahwa bibit siklon tropis 90S memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dan diprediksi bergerak perlahan ke arah timur.
Meski demikian, sistem ini memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan Indonesia dalam 24 jam ke depan hingga 2 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.
Baca Juga: Prospek Cuaca BMKG 24 Februari-2 Maret 2026, Ini Daftar Wilayah Alami Cuaca Ekstrem Hujan Lebat
Wilayah dengan Potensi Hujan Intensitas Sedang hingga Lebat:
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
Selain potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah tersebut, BMKG juga mengingatkan adanya peningkatan tinggi gelombang laut kategori sedang (1,25–2,5 meter).
Wilayah Perairan dengan Potensi Gelombang Laut 1,25–2,5 Meter:
- Samudra Hindia barat Lampung
- Samudra Hindia selatan Jawa
- Selat Sunda bagian selatan
Baca Juga: BMKG: 4 Provinsi Siaga Hujan Lebat 1 Maret, 3 Kota Berpotensi Petir
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.
Penulis : Dian Nita Editor : Gading-Persada
Sumber : tropicalcyclone.bmkg.go.id.
- bmkg
- bibit siklon tropis
- 90s
- dampak
- hujan lebat
- gelombang tinggi



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516224/original/075394400_1772267442-Untitled.jpg)

