JAKARTA, KOMPASTV - Ayatollah Ali Khamenei adalah Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989 hingga wafatnya pada usia 86 tahun.
Selama lebih dari tiga dekade, ia menjadi figur dengan otoritas tertinggi dalam politik, militer, dan ideologi Republik Islam Iran, melampaui kewenangan presiden dan parlemen.
Lahir di Mashhad pada 19 April 1939 dari keluarga religius sederhana, Khamenei menempuh pendidikan Islam di Mashhad dan Qom.
Ia dikenal memiliki ketertarikan pada sastra dan puisi.
Dilansir dari Associated Press, Sejak awal 1960-an, ia terlibat dalam gerakan revolusioner Ayatollah Ruhollah Khomeini melawan Shah Mohammad Reza Pahlavi, yang membuatnya berulang kali ditangkap dan diasingkan oleh aparat intelijen rezim monarki.
Setelah Revolusi Islam 1979, Khamenei cepat naik dalam struktur kekuasaan baru.
Ia pernah menjabat sebagai wakil menteri pertahanan, pemimpin salat Jumat Teheran, anggota parlemen, hingga terpilih sebagai presiden Iran pada 1981 dan menjabat dua periode hingga 1989.
Khamenei dikenal keras menentang pengaruh Amerika Serikat dan Israel.
Program nuklir Iran menjadi isu sentral masa pemerintahannya.
Ia menyetujui perjanjian nuklir 2015 (JCPOA) namun tetap skeptis terhadap Washington.
Setelah AS menarik diri dari kesepakatan itu pada 2018, ketegangan kembali meningkat hingga akhir hayatnya.
Wafatnya Khamenei meninggalkan kekosongan kepemimpinan besar dan membuka babak ketidakpastian baru bagi Iran dan kawasan Timur Tengah.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Video Editor: Galih
Baca Juga: Para Pemimpin Dunia Bereaksi Hati-Hati Terhadap Serangan AS dan Israel ke Iran dan Kematian Khamenei
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- ali khamenei
- iran
- israel




