MUI Minta RI Keluar dari BoP Usai Serangan AS–Israel ke Iran

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nisa Alfiani

TVRINews, Jakarta

Majelis Ulama Indonesia (MUI) merilis pernyataan sikap resmi terkait memanasnya situasi di Timur Tengah setelah serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. 

Dalam rilis terbarunya, Minggu (1/3/2025), MUI menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, sekaligus menegaskan bahwa tindakan militer kedua negara tersebut melanggar prinsip kemanusiaan dan norma internasional.

Pernyataan yang disampaikan pada Minggu (1/3/2026) itu ditandatangani Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar, dan difinalisasi dalam rapat yang dipimpin Ketua Bidang Fatwa MUI, Asrorun Ni’am Sholeh. MUI menilai agresi AS–Israel bukan hanya memperuncing konflik kawasan, tetapi juga mengancam stabilitas global.

MUI juga menyinggung forum Board of Peace (BoP) bentukan Presiden AS Donald Trump. Menurut MUI, keberadaan forum tersebut tidak berhasil menghadirkan perdamaian, terutama dalam isu Palestina. Karena itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia untuk segera mencabut keanggotaan dari forum tersebut.

Berikut sembilan poin sikap lengkap MUI:
    1.    MUI menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei akibat serangan AS–Israel. MUI mendoakan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
    2.    MUI mengutuk keras tindakan militer Israel yang didukung AS karena bertentangan dengan nilai kemanusiaan serta amanat Pembukaan UUD 1945 tentang upaya menjaga ketertiban dan perdamaian dunia.
    3.    Respons balasan Iran ke kawasan Teluk dinilai sebagai tindakan yang memiliki dasar hukum internasional. MUI meminta AS dan Israel menghentikan seluruh serangan demi mencegah eskalasi lebih luas sesuai Pasal 2(4) Piagam PBB.
    4.    MUI menilai benturan militer ini berpotensi menyeret kawasan Timur Tengah ke konflik besar. Semua negara diminta mengambil peran untuk menjaga stabilitas dan melindungi warga sipil.
    5.    Serangan terhadap Iran diduga kuat bertujuan melemahkan posisi strategis Iran serta mengurangi dukungan negara itu terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.
    6.    MUI mendorong negara-negara dunia menjadi mediator dalam meredakan ketegangan dan menghentikan aksi militer yang bisa dijadikan tekanan politik terhadap Palestina.
    7.    MUI mempertanyakan peran AS melalui BoP dalam penyelesaian isu Palestina. Karena dianggap tidak efektif dan justru diiringi eskalasi serangan, MUI meminta Indonesia keluar dari BoP.
    8.    MUI mengajak umat Islam di seluruh dunia memperbanyak Qunut Nazilah sebagai doa memohon perlindungan Allah bagi umat yang menghadapi penindasan dan krisis kemanusiaan.
    9.    MUI mendesak PBB dan OKI mengambil langkah maksimal untuk menghentikan konflik dan memastikan hukum internasional ditegakkan. MUI menegaskan perang hanya membawa kerugian dan ancaman bagi perdamaian global.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hugo Ekitike: Sejujurnya saya bisa mencetak lebih banyak gol
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Peringatan Dini BMKG Jabodetabek 2-3 Maret 2026, Waspada Hujan Sedang hingga Lebat
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
OJK Sulselbar Gencarkan Edukasi dan Penguatan Layanan Konsumen
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Pramono Soroti Serangan Israel-AS ke Iran, Antisipasi Lonjakan Harga di DKI
• 23 jam laludetik.com
thumb
Eddy Soeparno Minta Pembentukan Undang-Undang Perubahan Iklim Dibentuk
• 4 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.