Melon yang bisa dimatangkan sesuai permintaan dikembangkan di Jepang

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Lembaga riset pertanian nasional Jepang bersama University of Tsukuba mengembangkan melon jenis muskmelon yang dapat dimatangkan sesuai permintaan guna mengatasi masalah akibat masa simpan buah yang singkat serta mendorong ekspor.

Menurut warta Kyodo pada Sabtu (28/2), tim penelitian tersebut menonaktifkan gen yang diperlukan untuk memproduksi etilen, yang bertindak sebagai hormon tumbuhan untuk mempercepat pematangan buah, dan berhasil menjaga melon tetap keras serta berwarna hijau hingga dua bulan.

National Agriculture and Food Research Organization dan University of Tsukuba berharap dapat mendaftarkan varietas tersebut ke pemerintah serta mengomersialkannya dalam waktu tiga tahun.​​​​​​​

Muskmelon biasanya memasuki musim panen dari musim semi hingga pertengahan musim panas.

Proses pematangan yang berlangsung cepat setelah panen akibat pelepasan etilen menyebabkan buah tidak dapat disimpan lama dan mudah rusak selama masa pengiriman melalui laut untuk keperluan ekspor.

Pendekatan yang baru memungkinkan produsen mengirim melon dalam kondisi pematangan ditekan dan kemudian memicu proses pematangan dengan mengekspos buah pada etilen, teknik yang telah digunakan pada pisang.​​​​​​​

Baca juga: Melon di Hokkaido dilelang senilai Rp655 juta

Permintaan melon Jepang dari luar negeri cukup tinggi. Volume ekspor sementara pada 2025 tercatat mencapai 1.089 ton, lebih dari tiga kali lipat dari 309 ton pada 2015 menurut data Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang.

Hong Kong dan Singapura termasuk tujuan utama ekspor melon Jepang. Amerika Serikat dan Australia juga mulai mengimpor buah tersebut.

Masa simpan yang lebih panjang dinilai dapat mempermudah pengelolaan persediaan serta mengurangi limbah pangan.

Tim peneliti menyebut pengembangan terbaru mereka sebagai "langkah besar" menuju peningkatan permintaan buah domestik dan peningkatan ekspor.

Baca juga: Toko buah di China punya pendeteksi kemanisan melon

Baca juga: Inovasi UGM perkecil buah melon jadi seukuran apel




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Setelah Ayatollah Khamenei Wafat, Siapa yang jadi Pemimpin Tertinggi Iran? Berikut Proses Suksesinya
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Kronologi Luna Maya Nyaris Tenggelam di Sungai saat Syuting Film Suzzanna, Videonya Bikin Netizen Khawatir
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Eddy Soeparno Minta Pembentukan Undang-Undang Perubahan Iklim Dibentuk
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Rusuh di Luar Konsulat Amerika di Pakistan dan Irak Setelah Kematian Khamenei, 9 Tewas, Gedung PBB Dibakar
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Ayatollah Ali Khamenei Tewas, akan Ada Penggulingan Rezim? Begini Analisis Pengamat dan Eks Dubes RI
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.