Daftar Maskapai Batal Terbang ke Timur Tengah Imbas Serangan ke Iran

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan sejumlah maskapai penerbangan rute internasional membatalkan perjalanannya. Hal ini disebabkan oleh memanasnya kondisi di Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan telah mendapat laporan bahwa sejumlah maskapai batal beroperasi. Maskapai yang membatalkan operasionalnya kebanyakan rute yang melewati kawasan Timur Tengah.

"Adapun maskapai yang telah membatalkan penerbangan atau tidak mengoperasionalkan penerbangan antara lain Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates. Ethiopian Airlines, Malaysia Airlines, Philippine Airlines, Indigo Airlines, Srilanka Airlines, China Southern Airlines, Singapore Airlines dan Scoot," kata Dudy dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

"Maskapai Saudia Airlines masih melakukan pemantauan terhadap beberapa kota tujuan di Timur Tengah, sedangkan Ethiopian Airlines masih beroperasi seperti biasa namun tidak mengoperasikan penerbangan ke Amman (Jordania) dan Tel Aviv (Israel)," sambungnya.

Baca juga: AS Vs Iran Membara, Ini Imbauan Kemenhaj ke Jemaah Umrah Indonesia di Saudi

Dudy mengatakan ada maskapai lokal yang masih melakukan operasional. Maskapai ini masih melayani rute ke Jeddah hingga Amsterdam.

"Sementara itu, dua maskapai dalam negeri yang melewati ruang udara Timur Tengah yakni Garuda Indonesia dan Lion Air saat ini belum terdampak konflik. Menhub Dudy menyebut penerbangan Garuda Indonesia dan Lion Air menuju Jeddah belum terdampak, sedangkan penerbangan Garuda Indonesia menuju Amsterdam di-reroute melalui Kairo (Mesir)," jelasnya.

Dudy melanjutkan, aspek keselamatan dan keamanan penerbangan harus jadi menjadi prioritas utama. Menurut dia, Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan Airnav Indonesia, maskapai penerbangan, pengelola bandara, dan otoritas asing untuk memperbarui informasi keamanan wilayah Timur Tengah serta memastikan penerbangan aman dan lancar.

"Beberapa negara telah menutup ruang udara untuk semua kedatangan dan keberangkatan, baik penerbangan komersial maupun pribadi. Negara-negara tersebut antara lain Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah," ucapnya.

"Kami telah berkoordinasi dan meminta maskapai memonitor kondisi ruang udara Timur Tengah, termasuk untuk perjalanan umroh," tambahnya.

Selanjutnya, Dudy meminta maskapai dan pengelola bandara memberikan penanganan terhadap penumpang yang terdampak sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dia ingin penumpang yang terdampak tetap terlayani.

"Hal ini juga termasuk proses pembatalan dokumen perjalanan di area Imigrasi, pengaturan akomodasi, dan penjadwalan ulang penerbangan," tegasnya.

Atas hal itu, Dudy mengimbau seluruh maskapai penerbangan untuk meningkatkan kewaspadaan. Dia ingin segala informasi dan perkembangan untuk segera disampaikan.

"Untuk itu, kami imbau maskapai meningkatkan kewaspadaan dan penumpang secara aktif memantau perkembangan informasi," katanya.

Baca juga: Timur Tengah Membara! Ini Daftar Negara Terdampak Perang AS-Israel vs Iran

Dudy juga memastikan operasional penerbangan pada semua bandara di Indonesia, khususnya untuk rute internasional, tetap berlangsung dengan aman, lancar, dan berjalan optimal, baik pada proses keberangkatan maupun kedatangan penumpang.




(tsy/dwr)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi Luna Maya Nyaris Tenggelam di Sungai saat Syuting Film Suzzanna, Videonya Bikin Netizen Khawatir
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Pemerintah Mitigasi Jemaah Umrah di Jeddah Imbas Penutupan Ruang Udara Timteng
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas dalam Serangan AS-Israel
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Eskalasi Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Pastikan Keamanan Jamaah Umrah Terpantau
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Operasional Internasional Bandara Soekarno-Hatta Tetap Normal meski 7 Penerbangan Dibatalkan
• 14 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.