KOMPAS.TV - Upaya impor 105.000 mobil dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara menuai kritik industri otomotif nasional, bahkan mereka mendesak pembatalan rencana impor itu.
Pemerintah diminta mempertimbangkan rencana impor mobil dengan kondisi utuh demi kembali menumbuhkan geliat industri otomotif nasional.
Impor mobil pikap dan truk dari India menjadi jalan pintas usai PT Agrinas Pangan Nusantara mengklaim tak menemukan produsen lokal yang bisa memenuhi target penyediaan lebih dari 100 ribu unit di tahun ini. Alasan spesifikasi dan harga yang lebih murah juga turut jadi pertimbangan.
Hal berbeda disampaikan Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia. Wakil Ketua Kadin, Saleh Husin, bilang produsen otomotif dalam negeri mampu menyediakan kebutuhan mobil pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih. Kadin juga meminta impor dari India dibatalkan karena tidak berdampak multiplier effect.
Inilah catatan KompasTV, Dengarkan Suara Pelaku Industri Otomotif Dalam Negeri.
Baca Juga: PLTS Koperasi Merah Putih Jadi Fondasi Ekonomi Warga Pulau Sembur Laut Batam
#koperasidesa #kamardagang #impor #india
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : kharismaningtyas
Sumber : Kompas TV
- impor mobil
- india
- pt agrinas pangan nusantara
- kadin indonesia
- industri otomotif
- mobil pikap




