Perang Berlanjut, AS vs Iran Sama-sama Tebar Ancaman

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Perang antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran berlanjut. Kedua negara sama-sama melontarkan ancaman saat tensi semakin memanas.

AS bersama Israel melakukan serangan yang diberi nama operasi Epic Fury ke Iran pada Sabtu (28/2/2026). Iran kemudian membalas serangan tersebut dengan meluncurkan rudal serta drone ke sejumlah negara yang menampung pasukan AS.

Pada Minggu (1/3), Iran mengumumkan tewasnya pemimpin tertinggi mereka Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan tersebut. Iran kemudian melontarkan ancaman keras.

"Tangan pembalasan bangsa Iran untuk hukuman yang berat, tegas, dan patut disesalkan bagi para pembunuh Imam Umat tidak akan melepaskan mereka," kata Garda Revolusi dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.

Kantor berita Iran, IRNA, melaporkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan operasi pembalasan akan menargetkan sasaran militer dan keamanan AS serta rezim Zionis Israel secara luas dengan rudal yang lebih canggih daripada yang digunakan dalam Operasi True Promise 3. Iran bersumpah memberikan serangan yang lebih tepat dan menghancurkan.

Pasukan IRGC menyatakan siap menargetkan posisi musuh tetap dan bergerak di wilayah tersebut dengan rudal dan drone Iran. Sebelumnya, IRGC telah mengumumkan pada Sabtu malam bahwa kapal Amerika, MST, terkena serangan rudal Angkatan Laut Iran.




(haf/haf)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lima Penerbangan Internasional di Bali Batalkan Imbas Konflik Timur Tengah
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Korut: AS Bertindak Layaknya Gangster dalam Serangan ke Iran
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Mantan Dubes RI Ungkap Penyebab Trump Ingin Kuasai Iran
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Investor Bersiap, Cek Sentimen Penting di Awal Maret 2026
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Deretan Sektor Prospektif di Tengah Gejolak Tensi Geopolitik Iran-AS
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.