Petugas layanan darurat Israel mengevakuasi sejumlah kantong jenazah dari lokasi serangan rudal di dekat Bet Shemesh, sekitar 30 kilometer sebelah barat Yerusalem, Minggu (1/3). Serangan tersebut menyebabkan sedikitnya enam orang tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka. Bangunan juga hancur dan menyisakan puing-puing.
Badan penanggulangan bencana Israel, Magen David Adom (MDA), menyatakan bahwa rudal yang diluncurkan dari Iran menghantam wilayah permukiman di Kota Bet Shemesh, Israel tengah. Tim medis dan penyelamat dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban serta memberikan pertolongan darurat kepada warga yang terdampak.
Serangan ini terjadi sehari setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran yang dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi negara tersebut. Eskalasi tersebut menandai peningkatan tajam ketegangan antara kedua negara dan memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.
Otoritas Israel masih melakukan penyelidikan terkait dampak serangan serta kemungkinan adanya korban tambahan di bawah reruntuhan bangunan yang rusak akibat ledakan.




