Layaknya Laga Final! Pelatih PSM Tomas Trucha Akan Melakukan Taktik Apapun Demi Kalahkan Persita

harianfajar
17 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Menjelang laga melawan Persita Tangerang, atmosfer di tubuh PSM Makassar terasa berbeda. Tidak ada euforia berlebihan, tidak pula optimisme yang meluap. Yang ada justru ketegangan sunyi—seperti tim yang sedang berdiri di persimpangan nasib.

Bagi pelatih PSM, Tomas Trucha, pertandingan ini bukan sekadar laga pekanan kompetisi. Ia menyerupai final kecil: ujian taktik, mental, sekaligus legitimasi atas filosofi sepak bola yang selama ini ia yakini.

Beberapa pekan terakhir, kritik datang bertubi-tubi. Gaya bermain PSM dinilai berubah drastis. Tim yang dahulu identik dengan permainan menyerang kini dianggap terlalu berhati-hati, bahkan dicap memainkan negative football. Suporter mulai gelisah, pengamat mempertanyakan arah permainan, sementara hasil di lapangan belum sepenuhnya memulihkan kepercayaan.

Namun Trucha menolak anggapan bahwa dirinya meninggalkan identitas menyerang.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Minggu (1/3/2026), ia berbicara dengan nada tenang, namun tegas. Baginya, persepsi publik tidak sepenuhnya memahami konteks yang sedang dihadapi tim.

Ia menegaskan satu hal: filosofi ball possession tetap menjadi fondasi utama PSM di bawah kepemimpinannya.

“Saya tidak pernah mengatakan ingin bermain bertahan. Tujuan saya tetap sama—tim harus dominan, menguasai bola, dan menciptakan peluang dari permainan terbuka,” ujarnya.

Tetapi sepak bola, kata Trucha, bukan sekadar soal idealisme taktik. Ada faktor yang sering tak terlihat dari tribun: kondisi psikologis pemain.

Rentetan hasil minor membuat kepercayaan diri skuad menurun. Dalam situasi seperti itu, memaksakan permainan terbuka justru bisa menjadi bumerang. Kesalahan kecil mudah berubah menjadi gol lawan, dan tekanan mental semakin membesar.

Di titik itulah ia memilih kembali ke prinsip paling dasar dalam sepak bola: pertahanan.

“Anda harus melihat realitas di lapangan. Ketika kepercayaan diri tim menurun, terkadang kita harus kembali ke dasar. Menjadi solid di belakang adalah kunci untuk tidak kalah,” katanya.

Bagi Trucha, clean sheet bukan sekadar statistik defensif. Ia adalah fondasi psikologis. Tim yang merasa aman di lini belakang akan memiliki keberanian lebih besar untuk menyerang.

Pendekatan inilah yang diperkirakan akan terlihat saat PSM menjamu Persita Tangerang di Stadion BJ Habibie, Parepare. Bukan permainan bertahan total, melainkan keseimbangan yang lebih terukur—antara keberanian menyerang dan kewaspadaan menjaga ruang.

Trucha ingin para pemainnya menyerang tanpa rasa takut, tetapi juga tanpa kecerobohan.

“Pemain perlu merasa aman saat bertahan agar mereka bisa lebih berani menyerang. Kami ingin menyerang, tapi tidak boleh membuka lubang besar di pertahanan,” ujarnya.

Di balik strategi itu, tersimpan misi lain yang tak kalah penting: balas dendam.

Pertemuan sebelumnya meninggalkan luka bagi PSM. Kini, bermain di hadapan publik sendiri, kemenangan menjadi kebutuhan yang lebih dari sekadar tiga poin. Ia adalah momentum untuk memulihkan kepercayaan suporter, mengakhiri keraguan, sekaligus membuktikan bahwa arah permainan tim masih berada di jalur yang benar.

Karena bagi PSM Makassar, laga melawan Persita bukan hanya tentang mengalahkan lawan.

Ia tentang mengalahkan keraguan—baik dari luar maupun dari dalam diri sendiri.

Dan bagi Tomas Trucha, ini mungkin bukan final sesungguhnya. Tetapi hasilnya bisa menentukan bagaimana musim PSM akan dikenang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS-Israel Vs Iran Memanas, Menhub Minta Maskapai Nasional Rute Internasional Tingkatkan Kewaspadaan
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Nelayan Bangkalan Ditemukan Meninggal di Pantai Banyuates
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun: Dari Jenderal TNI, Mantan Kasad, hingga Wapres Ke-6 Pendamping Soeharto
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Andhika Sudarman Lulusan Harvard Terseret Dugaan Pelecehan Seksual, Korban di Bawah Umur
• 1 jam laludisway.id
thumb
Eks Menhub Budi Karya Dipanggil KPK untuk Kali Ketiga terkait Perkara DJKA
• 4 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.