Demi Tiga Angka, Persib Bandung Tampil dengan Kekuatan Terbaik! Thom Haye Cs Siap Redam Lini Tengah Persebaya Surabaya

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, SURABAYA — Persib Bandung datang ke Surabaya bukan sekadar membawa rombongan pemain. Mereka membawa ambisi menjaga ritme kemenangan, mempertahankan posisi di papan atas, sekaligus menjawab tantangan klasik yang selalu menyertai setiap pertemuan dengan Persebaya Surabaya.

Di tengah persiapan laga pekan ke-24 Super League 2025–2026, kabar yang paling dinanti akhirnya datang: Thom Haye kembali.

Gelandang naturalisasi berusia 30 tahun itu dipastikan kembali memperkuat Persib setelah absen dalam dua pertandingan terakhir melawan Persita Tangerang dan Madura United. Ketidakhadirannya saat itu bukan karena cedera atau keputusan teknis, melainkan urusan keluarga yang memaksanya pulang ke Belanda.

Kini, ia kembali tepat ketika Persib membutuhkan stabilitas.

Bagi pelatih Bojan Hodak, kehadiran Thom Haye bukan sekadar tambahan pemain. Ia adalah pusat keseimbangan permainan—penghubung antara lini belakang dan serangan, sekaligus pengatur tempo yang selama ini menjadi denyut permainan Persib.

Tanpa dirinya, lini tengah Persib sempat kehilangan ritme. Aliran bola tidak sehalus biasanya, transisi permainan terasa lebih lambat, dan tekanan terhadap lawan tak selalu konsisten.

Karena itu, kembalinya Haye menjadi angin segar di tengah jadwal kompetisi yang semakin padat dan tekanan perebutan posisi klasemen yang kian ketat.

Melalui pernyataan resmi klub, manajemen memastikan Persib membawa total 22 pemain dalam lawatan ke Surabaya. Sebanyak 21 pemain telah berangkat dari Bandung pada Minggu, 1 Maret 2026, sementara satu pemain menyusul secara terpisah—dan nama itu adalah Thom Haye.

Kehadirannya diharapkan langsung mengisi ruang yang sebelumnya terasa kosong di sektor tengah.

Pertandingan melawan Persebaya bukan laga biasa. Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo selalu menghadirkan tekanan tersendiri bagi tim tamu. Intensitas permainan tinggi, dukungan suporter yang masif, serta tempo cepat khas Persebaya membuat duel lini tengah sering menjadi penentu hasil akhir.

Di sinilah peran Thom Haye menjadi krusial.

Persib diperkirakan akan mengandalkan kontrol permainan untuk meredam agresivitas tuan rumah. Strategi itu menuntut pemain dengan visi bermain matang, kemampuan membaca ruang, dan ketenangan dalam distribusi bola—atribut yang selama ini melekat pada Haye.

Bagi Persib, tiga poin di Surabaya bukan hanya soal angka di klasemen. Ini tentang konsistensi. Tentang menjaga momentum di fase kompetisi ketika setiap kesalahan bisa berakibat mahal.

Sementara bagi Thom Haye sendiri, laga ini menjadi momentum kembali membuktikan perannya sebagai jantung permainan Maung Bandung.

Di Kota Pahlawan, Persib tidak hanya datang dengan kekuatan terbaik. Mereka datang dengan keyakinan bahwa kontrol di lini tengah bisa menjadi kunci untuk menundukkan salah satu rival paling emosional di liga.

Dan seperti banyak laga besar sebelumnya, pertandingan ini kemungkinan besar tidak ditentukan oleh siapa yang paling banyak menyerang—melainkan siapa yang paling mampu menguasai ritme permainan.

Di situlah pertaruhan sesungguhnya dimulai.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Garuda Indonesia Tunda Sementara Rute Penerbangan Dari dan Menuju Doha
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
17,7 Juta Pemudik Diprediksi Masuk ke Jawa Tengah, Pemprov Waspadai 69 Titik Rawan Macet
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
APBD Jakarta 2026 Rp 81,7 Triliun, Berapa Persen Dialokasikan untuk Anak Muda?
• 18 jam lalukompas.id
thumb
Kemendagri Tegaskan Pentingnya Indikator Bersama untuk Pertumbuhan Ekonomi 
• 19 jam lalueranasional.com
thumb
BBM Tercampur Air di SPBU Bekasi, Sumber Diduga dari Keran
• 11 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.