Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Re-Publik Foto menggelar Lomba Zine Imlek Nasional 2026 dalam rangka Harmoni Imlek Nusantara 2026 sebagai ruang ekspresi kreatif berbasis komunitas.
Ruang Ekspresi dan Arsip BudayaDeputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf Agustini Rahayu menyatakan perayaan budaya seperti Imlek memiliki nilai sejarah dan sosial yang penting ketika diolah melalui medium zine.
Kompetisi ini terbuka bagi fotografer penulis pegiat visual dan kreator lintas disiplin untuk merekam perayaan Imlek dalam bentuk visual dan narasi serta menyusun storytelling berbasis komunitas.
Founder Re-Publik Foto Fauzan menekankan zine merupakan medium personal sekaligus politis yang mampu menyimpan ingatan kolektif dalam format sederhana namun bermakna.
Direktur Penerbitan dan Fotografi Kemenekraf Iman Santosa menilai inisiatif ini strategis dalam memperkuat rantai nilai subsektor penerbitan dan fotografi serta membuka peluang ekonomi bagi kreator.
Lokakarya dan PhotowalkSelain kompetisi kegiatan ini juga mencakup lokakarya daring bersama Chris Tuarissa Marrysa Tunjung Sari dan Cekrek Hore Club serta photowalk di Bundaran HI saat perayaan malam Imlek.
Lokakarya dirancang untuk memperkaya pemahaman peserta tentang konsep zine teknik storytelling visual penyusunan narasi hingga strategi penyajian karya.
Pengumuman pemenang dilakukan pada 1 Maret 2026 dengan karya terpilih berkesempatan dipamerkan dan dipublikasikan sebagai bagian dari dokumentasi Harmoni Imlek Nusantara 2026.
Melalui ajang ini publik diajak memaknai Imlek sebagai ruang refleksi pertemuan budaya dan proses kreatif yang terus berkembang.




