PERSIS Solo menunjukkan mentalitas baja saat menjamu Persik Kediri dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League di Stadion Manahan, Surakarta, Minggu (1/3).
Meski harus bermain dengan 10 orang di babak kedua, Laskar Sambernyawa sukses mengamankan tiga poin penuh lewat kemenangan tipis 2-1 dalam laga yang penuh drama.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Persis langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-23 ketika Bruno Gomes berhasil memecah kebuntuan.
Baca juga : Bukan Nama Besar, Pelatih Persija Mauricio Souza Tegaskan Pemilihan Pemain Berdasarkan Performa
Aksi individu yang ciamik dari Gomes gagal diantisipasi barisan pertahanan "Macan Putih", julukan Persik Kediri, sekaligus membawa tuan rumah unggul 1-0. Namun, kegembiraan publik Manahan tidak bertahan lama. Persik yang mencoba bangkit perlahan mulai menemukan ritme permainan mereka.
Pada menit ke-31, Jose Enrique muncul sebagai pembeda bagi tim tamu. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Persis, Enrique sukses menyarangkan bola ke gawang tuan rumah yang membuat kedudukan menjadi imbang 1-1. Skor sama kuat ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan menjadi semakin sengit dan menjurus keras. Petaka menghampiri Persis Solo saat Althaf Alrizky harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Wasit mengganjarnya dengan kartu merah yang memaksa tuan rumah bermain dengan kekurangan personel.
Baca juga : Persis Solo Targetkan Kemenangan Lawan Madura United di Stadion Manahan
Kondisi ini sempat memberikan angin segar bagi Persik Kediri untuk membalikkan keadaan. Harapan tim tamu memuncak ketika wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang Persis.
Namun, peluang emas untuk mengunci kemenangan tersebut sirna begitu saja. Eksekusi penalti penggawa Persik gagal menemui sasaran, sebuah momen krusial yang justru membangkitkan semangat juang anak-anak Solo.
Secara mengejutkan, meskipun kalah jumlah pemain, Persis justru mampu mencuri gol penentu. Adalah Roman Paparyga yang menjadi pahlawan kemenangan tuan rumah. Paparyga melepaskan tembakan yang menggetarkan jala gawang Persik sekaligus mengubah skor menjadi 2-1.
Hingga laga usai, tidak ada gol tambahan tercipta, memastikan Persis Solo keluar sebagai pemenang dalam duel sengit tersebut. Walaupun meraih kemenangan, Persis masih belum aman dari zona degradasi. Mereka ada di posisi 17 dengan 16 poin. Sedangkan Persik ada di posisi 12 dengan 26. (Ndf/P-3)





