Pembelot Intelijen Bongkar Cara Identifikasi Agen Tiongkok; Kanada Jadi Target Utama Infiltrasi

erabaru.net
6 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai upaya infiltrasi yang dilakukan Partai Komunis Tiongkok (PKT) ke negara-negara Barat terus menjadi sorotan internasional. Seorang mantan personel intelijen PKT mengungkapkan bahwa meskipun sangat sulit mengidentifikasi agen Tiongkok di Amerika Utara, tetap terdapat sejumlah petunjuk yang dapat membantu mengenali identitas asli mereka. Ia juga menegaskan bahwa Kanada telah menjadi salah satu target utama infiltrasi PKT.

Menurut pengakuan mantan agen intelijen PKT yang menggunakan nama samaran “Eric”, ia pernah bertugas sebagai agen penyamaran selama 15 tahun, dengan tanggung jawab memantau para pembangkang yang berada di luar negeri. Pada tahun 2023, dengan pertimbangan keamanan pribadi dan dorongan hati nurani, ia memutuskan untuk membelot dan melarikan diri ke Australia.

Eric menjelaskan bahwa menentukan apakah seseorang bekerja untuk PKT dalam kegiatan spionase luar negeri merupakan hal yang sangat sulit. Bahkan lembaga intelijen profesional pun harus mengerahkan sumber daya besar untuk memastikan hal tersebut. Namun demikian, menurutnya tetap ada tanda-tanda tertentu yang bisa dijadikan indikator.

“Dalam sistem negara otoriter dan totaliter seperti (PKT), sistem intelijennya juga memiliki kelemahan dan kekurangan yang relatif tetap. Seorang agen tidak mungkin bisa mengambil semua keputusan sendiri,” katanya. 

“Dalam banyak situasi, mereka harus meminta persetujuan atasan. Di sinilah Anda bisa melakukan pengujian. Misalnya, dengan menyampaikan hal-hal yang biasanya tidak dapat ditoleransi dalam operasi intelijen. Perhatikan apakah ia bisa langsung mengambil keputusan sendiri,” ujarnya. 

“Jika dalam banyak hal ia tidak mampu memutuskan secara mandiri, dan waktu responsnya panjang karena harus menunggu instruksi, maka tingkat kecurigaan bahwa orang tersebut adalah agen menjadi lebih besar,” tambahnya. 

Mengenai infiltrasi jangka panjang PKT terhadap negara-negara Barat, Eric menganalisis bahwa Kanada, sebagai anggota penting sejumlah organisasi internasional, memiliki pengaruh strategis dan sejak lama menjadi salah satu sasaran utama.

Eric menjelaskan: “Kanada adalah negara yang cukup penting. Ia merupakan anggota Aliansi Five Eyes dan berbagi intelijen serta data dengan Amerika Serikat dan Australia.”

Di sisi lain, Kanada berbatasan langsung dengan Amerika Serikat sehingga memiliki nilai strategis tinggi, namun kemampuan kontra-intelijennya relatif lebih lemah.

“Dalam hal kekuatan kontra-intelijen dan intelijen keamanan, Kanada relatif lebih lemah dibandingkan Amerika Serikat. Selain itu, kebijakan imigrasi dan budaya keterbukaannya yang lebih inklusif justru mempermudah PKT untuk melakukan infiltrasi.”

Saat ini, Tiongkok menempatkan hingga 176 personel diplomatik di Kanada, dengan skala dan pengaruh diplomatik yang jauh lebih besar dibandingkan negara lain.

“Yang saya khawatirkan adalah bahwa di antara para diplomat Tiongkok yang ditempatkan di Kanada, ada proporsi signifikan yang sebenarnya tidak menjalankan kegiatan diplomatik yang sah, melainkan mengoordinasikan operasi Kementerian Keamanan Negara serta Departemen Pekerjaan Front Persatuan PKT. Karena itu, saya sangat mengkhawatirkan jumlah besar diplomat yang berada di wilayah Vancouver,” ujar pakar isu Tiongkok, Charles Burton. 

Eric juga mengungkapkan bahwa PKT, mulai dari tingkat pusat hingga biro keamanan publik tingkat provinsi, mengirimkan agen ke luar negeri. Ia memperkirakan jumlah orang yang bekerja untuk PKT di Kanada bisa melebihi 1.000 orang, dan mereka digunakan untuk menekan serta mengawasi para pembangkang di luar negeri.

“Di dalam negeri, PKT lebih mengandalkan sarana teknologi untuk menghadapi pembangkang, seperti sistem pengawasan ‘Sky Net’ dan analisis big data. Namun di luar negeri, mereka lebih bergantung pada jaringan intelijen manusia—menyuap dan merekrut orang untuk melaporkan kondisi internal kelompok atau individu yang anti-PKT. Selain itu, mereka juga mungkin melakukan operasi peretasan siber, seperti menanamkan malware di komputer Anda,” ujarnya. 

Di akhir wawancara, Eric mengingatkan bahwa ancaman infiltrasi PKT tidak boleh diremehkan. Ia menyerukan agar negara-negara Barat memperkuat kerja sama untuk menghadapi potensi ancaman keamanan tersebut.

“Berbagi informasi dan bekerja sama dengan sekutu adalah hal yang sangat diperlukan. Selain itu, penting juga untuk mendengarkan pendapat komunitas Tionghoa yang memahami aktivitas intelijen PKT atau yang pernah menjadi korban operasi rahasia tersebut, serta membangun komunikasi dan kerja sama dengan mereka,” pungkasnya. (jhon)

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Simak! Daftar Tarif Listrik PLN Terbaru untuk Periode 2-8 Maret 2026
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Seusai Buat Kebiadaban, Trump Setuju Berbicara dengan Pemimpin Baru Iran
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Satgas PRR Percepat Pemanfaatan Kayu Hanyutan untuk Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Perang Iran: Ini Bursa Saham Timur Tengah yang Tutup dan Tetap Buka
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sambut Ramadan 1447 H, Tropical Ajak Warga Bijak Konsumsi dan Bermedia Sosial
• 10 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.